Diteriaki saat Bawa Honda Scoopy, Maling Motor di Ciampea Bogor Tak Berkutik Dikepung Warga
Warga yang geram dengan aksi pencurian tersebut tak kuasa menahan emosi dan melakukan beberapa bogem mentah dan tendangan kepada satu pelaku pencurian
Penulis: Yudistira Wanne | Editor: Damanhuri
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIAMPEA - Satu dari dua pelaku pencurian sepeda motor di Kampung Gang Swadaya RT 01/03 Desa Cibanteng, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Rabu (27/1/2021) malam, babak belur dihakimi massa.
Warga yang geram dengan aksi pencurian tersebut tak kuasa menahan emosi dan melakukan beberapa bogem mentah dan tendangan kepada satu pelaku pencurian.
Sementara, satu pelaku lainnya berhasil meloloskan diri dari kejaran warga.
Korban pencurian, Ugan mengatakan bahwa ada warga yang berteriak dan memberitahu bahwa sepeda motor miliknya yang di parkir di depan rumah sudah dibawa oleh orang tidak dikenal.
Lanjut Ugan, mendengar teriakan warga, anaknya langsung keluar dan memergoki bahwa kedua pelaku pencurian sudah membawa motor matic Honda Scoopy.
"Jadi ada warga yang teriak kalau ada orang yang mau mencuri motor. Mendengar teriakan itu, anak saya langsung keluar dan benar pelaku sudah siap membawa motor saya," ujarnya.
Sementara itu, mendengar banyak teriakan maling, warga ramai-ramai melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan seorang pelaku.
"Kemudian warga teriak ramai-ramai ada maling motor. Nah warga langsung melakukan pengejaran. Motor dilepas, satu orang kabur dan yang diboncengin berhasil ditangkap," bebernya.
Ketua RT, Hadipin menjelaskan pelaku beraksi saat warga tengah melaksanakan ibadah di mushala sehingga lingkungan sepi.
"Jadi pelaku pencurian itu beraksi ketika lingkungan tengah sepi. Kemudian anak dari korban teriak dan mengundang perhatian warga. Warga melakukan pengejaran dan penyekatan. Pelaku berhasil ditangkap," ungkapnya.
Tak hanya itu, Hadipin juga langsung berinisiatif mengamankan pelaku dari amukan massa sebagai antisipasi terkait hal yang tak diinginkan.
"Tadi untuk menghindari amukan massa yang lebih parah, satu pelaku saya amankan ke rumah saya hingga akhirnya pihak Kepolisian datang ke TKP," tegasnya.
Hadipin pun mengaku selama pandemi Covid-19 peristiwa pencurian sepeda motor kerap terjadi di lingkungannya.
"Selama pandemi ini sudah ada 4 pencurian sepeda motor dan barang berharga lainnya," bebernya.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Ciampea AKP Budi Utama membenarkan kejadian pencurian bermotor di wilayah Desa Cibanteng dan saat ini pelaku sudah diamankan di Polsek.
"Saat ini tim masih berada dilokasi, dan kita amankan satu pelaku," tandasnya.