Breaking News:

Tips Memperbanyak Daun Janda Bolong, Catat Bahan yang Dibutuhkan

Cara berkebun yang diberikan diantaranya adalah materi memperbanyak tanaman araceae monstera adansonii atau janda bolong.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Ardhi Sanjaya
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Staf Pembibitan Kebun Raya Bogor, Syahrul. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Trend tanaman hias di masa pandemi Covid-19 ini kian meningkat.

Selain itu antusias masyarakat untuk berkebun juga cukup tinggi.

Memanfaatkan momentum tersebut, Kebun Raya Bogor memberikan edukasi dengan membuka pelatihan kelas botani.

Materi kelas botani di Kebun Raya Bogor tersebut dilakukan oleh Staf Pembibitan Kebun Raya Bogor, Syahrul.

Cara berkebun yang diberikan diantaranya adalah materi memperbanyak tanaman araceae monstera adansonii atau janda bolong.

Syahrul mengatakan untuk memperbanyak tanaman hias jenis monstera adansoni yang harus disiapkan pertama adalah tanaman yang sudah siap diperbanyak dengan memiliki banyak anakan atau cabang dan sudah memiliki akar.

"Selanjutnya siapkan dulu media tanam pertama kompos, kedua sekam bakar, ketiga tanah," katanya, Sabtu (30/1/2021).

Setelah itu ketiga media tanam tersebut dicampur dalam satu wadah dengan perbandingan satu sekop kecil kompos dua sekop kecil sekam bakar dan satu sekop kecil tanah.

Untuk tanah kata Syahrul tanah yang digunakan tanah merah yang gembur dan memiliki kualitas yang baik.

"Diaduk sampai rata setelah selesai diaduk sampai rata kita siapkan tanaman monstera nya,  kemudian potong," ujarnya.

Untuk memotong cabang janda bolong kata Syahrul yang harus diperhatikan adalah batas ruas cabang.

Karena diantara batas tersebut terdapat akar yang berguna untuk kelangsungan hidup tumbuhan.

Sementara itu untuk perawatannya setelah dilakukan perbanyakan adalah disiram satu hari sekali dan jangan diletakan di bawah mata hari langsung.

"Perawatannya cukup sederhana disiram satu kali sehari, untuk pupuk itu bisa satu bupan sekali dua bulan sekali atau tiga bulan sekali tentung dari pertumbuhannya," katanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved