Pentingnya Motivasi Belajar Mahasiswa Pada Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Covid-19
Pandemi Covid-19 merupakan krisis kesehatan global, dan berbagai sektor yang terkena pandemi tersebut antara lain sektor pendidikan.
3. Kondisi Peserta Didik
Kondisi secara fisiologis juga turut mempengaruhi motivasi belajar peserta didik. Seperti kesehatan dan panca indera.
Ketika peserta didik memiliki kesehatan dan panca inderanya dapat bekerja secara maksimal, peserta didik telah memiliki peluang untuk mencapai keberhasilan dalam proses pendidikannya.
Lalu, ada faktor eksternal mengacu pada faktor selain peserta didik yang berperan mempengaruhi motivasi belajar.
Diantaranya: (1) kondisi lingkungan belajar; Lingkungan belajar yang kondusif akan mendukung dan meningkatkan semangat Belajar.
(2) Lingkungan sosial kampus, seperti dosen, guru, teman di kelas akan mempengaruhi proses pembelajaran.
(3) Lingkungan sosial kemasyarakatan mahasiswa diketahui keberadaan mereka dengan berpartisipasi dalam kegiatan organisasi, dan juga mempengaruhi antusiasmenya untuk belajar.
(4) Lingkungan sosial keluarga, hubungan interpersonal keharmonisan dan rasa saling menghormati antara orang tua dan anak juga akan berpengaruh motivasi belajar anak.
(5) Lingkungan non sosial dibedakan menjadi dua jenis, yaitu lingkungan faktor alam dan instrumental.
Lingkungan alam berarti dukungan, cinta dan Kebiasaan keluarga yang baik juga akan mempengaruhi motivasi belajar anak.
Sedangkan faktor instrumental seperti fasilitas atau sarana prasarana yang disediakan oleh sekolah juga akan mempengaruhi semangat peserta didik dalam belajar.
Dalam pembelajaran online, peserta didik bisa menjadi kurang aktif mengomunikasikan aspirasi dan gagasan mereka sehingga mereka dapat mencapai hasil belajar penuh.
Peserta didik yang sepenuh hati pembelajaran akan mengarah pada kemajuan hasil belajar. karena itu, Perlu menginspirasi antusiasme siswa pembelajaran sehingga memperoleh prestasi belajar.
Dalam semua situasi saat ini terbatas, membutuhkan pemahaman dan kreativitas pendidik dalam pengemasan pembelajaran online untuk menarik perhatian dan motivasi peserta didik ikuti fase pembelajaran online.
Pilihan metode dan model metode yang tepat dan dukungan semua pihak menentukan kesuksesan E-learning.
Penilaian pembelajaran online sangat penting.
Ini karena E-learning melalui evaluasi dapat dilihat apakah pembelajaran dapat dilaksanakan dengan efektif.
Penulis : Meilinda Erisnaentin, Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA),
Fakultas Keguruan dan ilmu pendidikan (FKIP), jurusan PGSD
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/laptop_20151021_075307.jpg)