Breaking News:

Bentuk Tim Penyidik Protokol Kesehatan, Kapolresta: Pelanggar Bisa Dikenakan Sanski Pidana

Polresta Bogor Kota melakukan evaluasi terhadap kepatuhan masyarakat untuk mematuhi aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM).

istimewa
Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, TANAH SAREAL - Polresta Bogor Kota melakukan evaluasi terhadap kepatuhan masyarakat untuk mematuhi aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM).

Dari hasil evaluasi Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan bahwa pihaknya sudah menindak delapam cafe dan 25 restoran pada PPKM pertama.

Namun meski demikian tingkat ketidak kepatuhan masyarakat masih cukup tinggi.

Untuk itu pihaknya membentuk penyidik protokol kssehatan.

"Sehingga kami akan memberlakukan terkait penyidik protokol kesehatan, sehingga tidak lagi terhadap pelanggaran pelanggaran, tetapi kami sudah kaitkan dengan undang-undang kekarantinaan dan undang undang lainnya yang terkait," ujarnya.

Dalam waktu dekat juga akan dibentuk Sentra Gakkumdu.

Nantinya para pelanggar bisa terjerat sanksi pidana.

"Dalam waktu dekat kami juga akan membentuk Sentra Gakkumdu yang berisi dari kepolisian, kejaksaan dan termasuk dari satgas covid Kota Bogor untuk bisa memberikan sanksi pidana yang lebih tegas dalam menggadapi PPKM," katanya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved