Breaking News:

Antisipasi Luapan Sungai Ciliwung, Danrem 061/SK Pantau Bendung Katulampa Bogor

Danrem 061/Suryakancana, Brigjen TNI Achmad Fauzi didampingi Dandim 0606/Kota Bogor Kolonel Inf Robby Bulan meninjau Bendung Katulampa.

Ist
Danrem 061/Suryakancana, Brigjen TNI Achmad Fauzi pantau Bendungan Katulampa Bogor, Senin (8/2/2021). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Danrem 061/Suryakancana, Brigjen TNI Achmad Fauzi didampingi Dandim 0606/Kota Bogor Kolonel Inf Robby Bulan meninjau Bendung Katulampa, Senin (8/2/21).

Kondisi Bendung Katulampa sempat berstatus siaga 3 dengan ketinggian air sungai Ciliwung mencapai 110 cm sekira pukul 08.30 WIB.

Pada Minggu 7 Februari 2021 ketinggian muka air di Bendung Katulampa juga sempat mengalami peningkatan.

Seperti diketahui Bendung Katulampa menjadi perhatian warga, khususnya warga DKI Jakarta, yang mana setiap memasuki bulan penghujan, air kiriman dari Bogor bisa berdampak pada wilayah Jakarta.

"Kami mendapat informasi dari pos penjagaan Bendung Katulampa yang menyebutkan bahwa ketinggian air Sungai Ciliwung di Katulampa menyentuh sampai angka 140 sentimeter pada pukul 19.00 WIB. Yang itu artinya sentimeter atau berstatus siaga 3. Hujan yang turun terus menerus dari Minggu dinihari menyebabkan naiknya muka air di Bendung Katulampa l yang mana Katulampa merupakan kawasan hulu aliran Sungai Ciliwung," ujar Danrem.

Terkait hal itu, Danrem pun mengimbau kepada warga agar selalu waspada terutama yang berada di bantaran sungai Ciliwung.

"Saya berharap muka air bisa segera turun, dan semoga bisa diatasi. Dan bagi warga masyarakat yang berada di dekat aliran sungai Ciliwung, untuk mengantisipasi meluapnya air sungai," ujar Danrem.

"Tentunya kita tidak berharap musibah itu datang, namun lebih baik kita sedia payung sebelum hujan. Dikarenakan melihat cuaca yang belum stabil, bahkan lebih cenderung hujan turun terus menerus maka ke khawatiran pasti ada. Maka sekali lagi saya tekankan kita harus selalu waspada dan utk warga Depok dan DKI tetap tenang ini akan selalu kita pantau," tambahnya.

Danrem 061/Suryakancana, Brigjen TNI Achmad Fauzi pantau Bendungan Katulampa Bogor, Senin (8/2/2021).
Danrem 061/Suryakancana, Brigjen TNI Achmad Fauzi pantau Bendungan Katulampa Bogor, Senin (8/2/2021). (Ist/Pemkot Bogor)

Saat melakukan pemantauan bendungan Katulampa, Danrem nampak serius mengamati bangunan Bendungan dan area sekitarnya.

Ia berharap Bendung Katulampa terus terjaga kebersihannya dan fisik bangunannya.

"Kepada petugas pos jaga saya minta untuk tetap standby melakukan pemantauan debit air. Dan juga saya sarankan agar petugas juga harus selalu waspada," ucap Danrem.

Sebagai informasi, Bendung Katulampa bertempat di Kel Katulampa, Kec. Bogor Timur, Kota Bogor dibangun 16 April 1911 dan selesai pada awal Oktober 1912, sebelum akhirnya diresmikan penggunaannya pada 11 Oktober 1912.

Terkait sejarah bendungan Katulampa, Danrem mencoba mengingatkan bahwa Katulampa dibangun selain untuk pengendalian banjir juga memiliki fungsi sebagai sistem irigasi lahan seluas 5.000 hektare.

Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved