Alasan Penyintas Covid-19 Baru Disuntik Vaksin Setelah 3 Bulan, Ini Penjelasannya

Hal ini diatur dalam surat edaran terbaru yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan dengan nomor HK.02.02/11/368/2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi

Tayang:
Editor: Ardhi Sanjaya
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Sejak pagi para tenaga kesehatan dan tenaga penunjang pelayanan kesehatan mulai berdatangan ke Kantor Dinas Kesehatan Kota Bogor untuk menjalani vaksinasi, Sabtu (20/2/2021). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Penyintas atau orang yang sembuh dari Covid-19 diperbolehkan menerima vaksinasi.

Dengan catatan, suntikan vaksin diberikan tiga bulan setelah sembuh.

"Hasil kajian menyebut vaksinasi Covid-19 dapat diberikan pada penyintas setelah 3 bulan," kata juru bicara vaksinasi Covid-19 Siti Nadia Tarmizi, Minggu (14/2/2021).

Hal ini diatur dalam surat edaran terbaru yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan dengan nomor HK.02.02/11/368/2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 pada Kelompok Sasaran Lansia Komorbid dan Penyintas Covid-19 serta Sasaran Tunda.

Berkaitan dengan vaksinasi untuk penyintas dan sasaran yang ditunda, ada beberapa pertanyaan yang muncul di masyarakat.

Kompas.com pun mencoba mencari jawaban dengan menghubungi Guru Besar Fakultas Farmasi UGM, Prof. Zullies Ikawati, Ph.D. Berikut ulasannya:

1. Kenapa penyintas Covid-19 baru bisa mendapat vaksin 3 bulan setelah sembuh?

Berkaitan dengan pertanyaan ini, Guru Besar Fakultas Farmasi UGM, Prof. Zullies Ikawati, Ph.D., Apt angkat bicara.

Bukannya tidak boleh diberi vaksin.

Namun, penyintas Covid-19 bukan menjadi prioritas penerima vaksin karena di dalam tubuhnya sudah mengembangkan antibodi alami setelah terinfeksi.

"Sebelum 3 bulan (usai dinyatakan sembuh), orang masih ada kekebalannya. Jadi penyintas tidak diprioritaskan untuk menerima vaksin," jelas Zullies dihubungi Kompas.com, Senin (22/2/2021).

"Tetapi setelah tiga bulan, antibodi memang sudah mulai menurun. Oleh sebab itu, disarankan untuk divaksin lagi setelah tiga bulan," imbuh dia.

Selain itu, pemberian vaksin Covid-19 di Tanah Air, untuk sekarang, masih berdasarkan prioritas mana yang paling butuh mendapat vaksin.

2. Bagaimana dengan orang yang sudah divaksin kemudian seminggu kemudian positif Covid-19. Kapan vaksin tahap kedua sebaiknya dilakukan?

Seperti kita tahu, ada beberapa kasus di mana orang yang belum pernah terinfeksi Covid-19 melakukan vaksinasi tahap I, beberapa hari kemudian (sebelum suntik tahap II) dinyatakan positif Covid-19.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved