Disentil Pasha karena Nilai Anies Tak Mampu Atasi Banjir, Giring Membalas : Bukan Kritik Sembarangan

Giring menekankan pada Pasha bahwa dirinya dan PSI berhak untuk mengkritik Anies Baswedan dan Pemprov DKI Jakarta.

Instagram/pashaungu_vm/giring
PLT Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Giring Ganesha disentil mantan Wakil Wali Kota Palu, Sigit Purnomo alias Pasha Ungu. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Giring Ganesha tak tinggal diam ketika kritik tajamnya untuk Anies Baswedan dibalas oleh Pasha.

Giring menekankan pada Pasha bahwa dirinya dan PSI berhak untuk mengkritik Anies Baswedan dan Pemprov DKI Jakarta.

Perseteruan dua musisi yang kini menjadi politisi ini berawal dari kritik Giring soal penanganan banjir di Jakarta.

Giring berpendapat Anies Baswedan tak mampu untuk menangani banjir di Jakarta.

Giring juga menyebut Anies Baswedan hanya bisa menyalahkan kondisi alam saat banjir di Jakarta.

Menurut Giring Anies juga tak memiliki rencana strategis untuk menangani banjir di Jakarta.

Menjawab kritikan Giring, Pasha cenderung membela Anies Baswedan.

Bahkan Pasha juga mempertanyakan kapasitas Giring dalam mengkritik Anies Baswedan.

Soal pernyataan Pasha, Giring mengatakan bahwa PSI sangat memiliki hak untuk mengkritik Anies Baswedan.

Pasalnya di DKI Jakarta sendiri PSI memiliki 8 kursi.

"Terimakasih kasih saudaraku dan seniorku Pasha.

Ini tentu bukan kritik sembarangan. Kami punya 8 kursi di DKI yang mengawal kerja Gubernur.

Kami rutin bertemu dan membahas masalah-masalah DKI terkait anggaran kemacetan, sampah dan tentu saja banjir.

Apa yang saya tuliskan itu fakta yang terjadi di DKI.

sebagai partai yang memiliki perwakilan di DKI, tak berlebihan jika saya katakan bahwa PSI berhak untuk menyuarakan suara warga DKI Jakarta dan konstituen kita

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved