Info Kesehatan

Kehilangan Rasa pada Pasien Covid-19 Dapat Bertahan 5 Bulan, Benarkah Bisa Permanen? Ini Kata Ahli

Kehilangan kemampuan mencium dan merasa cukup umum terjadi pada penyakit menular tapi pada Covid-19 efeknya jauh lebih penting.

Editor: Tsaniyah Faidah
patrisyu
Kehilangan indra merasa dan penciuman bisa bertahan hingga 5 bulan 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Kehilangan kemampuan mencium dan merasa menjadi salah satu ciri khas gejala Covid-19.

Penelitian baru-baru ini menunjukkan bahwa gejala itu dapat berlanjut hingga lima bulan setelah gejala pertama kali muncul.

Melansir Health Day, Selasa (23/2/2021), menurut salah satu peneliti Dr Nicolas Dupre, yang juga direktur klinik penyakit neuromuskuler dan neurogenetik di Laval University di Quebec, kehilangan kemampuan mencium dan merasa cukup umum terjadi pada penyakit menular tapi pada Covid-19 efeknya jauh lebih penting.

Dupre menjelaskan, pada virus lain, bau dan rasa biasanya kembali setelah sinus bersih.

Tetapi pada Covid-19, virus mungkin menembus area kecil di otak yang disebut olfactory bulb, yang penting untuk pengenalan penciuman.

“Virus mungkin membunuh beberapa sel di olfactory bulb, dan itulah mengapa Anda memiliki efek jangka panjang,” katanya.

Dia juga mengatakan, kehilangan indra penciuman dapat memengaruhi kehidupan sehari-hari. Bahkan ketika kemampuan itu kembali, bisa berbeda dari sebelum virus menyerang.

Baca juga: 14 Gejala Covid-19 Ini Bisa Bertahan 6 Bulan, Waspada Satu Gejala Tak Bisa Sembuh, Apakah Itu?

Disebutkan bisa permanen

Pada beberapa orang, hilangnya bau mungkin permanen, tapi itu belum jelas, masih diperlukan penelitian lebih lanjut.

"Kami masih berpikir bahwa pada 80 persen orang tidak berdampak signifikan pada penciuman mereka. Jadi, kebanyakan orang akan pulih, tetapi dalam persentase kecil, mungkin permanen, jadi ini bisa menjadi bagian dari kecacatan jangka panjang. yang kita lihat di Covid-19," kata Dupre.

Melansir Science Tech Daily, Senin (22/2/2021), studi tersebut melibatkan 813 petugas kesehatan yang positif Covid-19.

Setiap orang mengikuti kuesioner online dan tes di rumah untuk mengevaluasi indera perasa dan penciuman mereka, rata-rata lima bulan setelah diagnosis.

Mereka menilai indra perasa dan penciuman mereka pada skala dari 0 sampai 10.

Nol berarti tidak ada indra sama sekali dan 10 berarti indra perasa atau penciuman yang kuat. Para peneliti menemukan rata-rata orang tidak mendapatkan kembali indra penciuman mereka sepenuhnya.

Baca juga: 5 Gejala Aneh Covid-19 yang Tak Terduga, Waspada Jika Mengalami Perubahan Kulit

Kehilangan penciuman

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved