Breaking News:

Tanpa Pawai, Pesta Rakyat CGM 2021 di Kota Bogor Digelar Secara Daring

Pesta Rakyat Cap Go Meh (CGM) di Kota Bogor tahun ini digelar berbeda.

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Dok Cap Go Meh 2019 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Pesta Rakyat Cap Go Meh (CGM) di Kota Bogor tahun ini digelar berbeda.

Di masa pandemi Covid-19, event yang masuk Calender of Event Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ( Kemenparekraf) 2020 ini perayaannya digelar secara daring.

Ketua CGM Bogor, Arifin Himawan menuturkan, karena masih dalam kondisi pandemi yang belum tuntas, Pesta Rakyat CGM 2021 tetap dilakukan dengan cara sederhana dan dipastikan tidak dalam bentuk pawai atau street festival.

"Kita tidak mau kehilangan momen, tradisi CGM tetap ada, hanya tidak bisa dilakukan dalam bentuk pawai atau street fest. Namun dalam bentuk daring yang bisa diikuti oleh masyarakat dimanapun secara online di Youtube CGM-Bogor Street Fest 2021," kata Arifin, Jumat (26/2/2021).

Rangkaian kegiatan yang akan digelar tetap mengacu pada tagline CGM, yakni Sebagai Ajang Budaya Pemersatu Bangsa.

Ahim sapaan akrabnya menerangkan, Jumat (26/2), mulai pukul 14.00 WIB streaming akan dimulai.

CGM 2021 kali ini mengambil tema 'Ngaruwat Bumi Nyinglar Pandemi' berisi harmonisasi penampilan Kielin dari Persatuan Gerak Badan (PGB) Bangau Putih, Wayang Kaleng dengan penuturan Wangsit Siliwangi.

Ngaruwat Bumi Nyinglar Pandemi ini adalah sebuah kolaborasi konsep tradisi ritual dari seni budaya Sunda dengan Tionghoa.

Ruwatan biasanya bertujuan untuk memohon keselamatan kepada Sang Maha Kuasa dari segala hal buruk, khususnya pandemi akibat infeksi virus Covid19 di dunia, termasuk Indonesia umumnya dan di Bogor khususnya.

"Penyajian penampilan seni tradisi kali ini, adalah kolaborasi antara seni budaya Sunda dengan Tionghoa. Ini simbol kebersamaan dalam keberagaman," ujar Ahim.

Halaman
12
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved