Breaking News:

Vaksinasi Covid

Bima Arya : Saya Banyak Menerima Japri dari Warga yang Ingin Dapat Prioritas Vaksin

Dari pendataan peserta vaksinasi pelayan publik dan lansia di Kota Bogor mencapai sekitar 86ribuan jumlah target sasaran vaksinasi.

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Vaksinasi di Kota Bogor, Senin (1/3/2021). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Berdasarkan data, peserta vaksinasi pelayan publik dan lansia di Kota Bogor mencapai 86 ribuan.

Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto menyampaikan, sebagian besar dari jumlah tersebut adalah masyarakat lanjut usia (lansia).

Bima Arya mengaku saat ini banyak masyarakat yang ingin mendaparkan vaksinasi.

Hal itu diungkap Bima Arya yang sering mendapat pesan langsung dari warga.

"Saya banyak menerima japri dari warga yang ingin sekali mendapat prioritas vaksin, lansia, pedagang, pelaku ekonomi dan bahkan warga biasa, artinya  hari ini warga sudah melihat bahwa vaksin ini aman dan semua ingin diprioritaskan," katanya.

Saat ini dari total target penerima vaksin tahap dua sebanyak 86 ribu Kota Bogor baru mendapat alokasi vaksin sebanyak 34 ribu dosis vaksin.

Karena jumlahnya masih kurang, Bima Arya menyampaikan bahwa pihaknya mencoba mengusulkan kepada pemerintah pusat nanti agar Kota Bogor juga diprioritaskan.

"Kita berharap betul karena Bogor menjadi bagian dari epicentrum covid lansia bisa diprioritaskan dan teman-teman," katanya.

Meski masih terdapat kekurangan alokasi vaksin, Bima meyakini jika nanti masyarakat akan mendapat vaksin.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, dr Sri Nowo Retno mengatakan, sasaran yang sudah terdata sampai saat ini dari pelayan publik sejumlah 24.954.

Untuk sasaran lansia yang terdata saat ini 61.189.

"Total yang terdata 86.143, data masih bergerak karena kami masih melakukan pendataan khususnya untuk lansia," ujarnya.

dr Retno menyampaikan bahwa alokasi vaksin untuk tahap kedua yang sudah diterima sejumlah 7.730 vial.

"Vialnya sekarang 5cc artinya untuk 9-10 dosis, aga berbeda dengan sasaran pertama satu vial untuk satu dosis, artinya dari sasaran 7.730 dengan ip vaksin 9 dosis ada 69.790 dosis atau untuk 34.780 sasaran karena satu orang akan mendapatkan dua dosis dengan interval 14 hari untuk usia dibawah 60 tahun dan interval 28 hari untuk lansia di atas 60 tahun atau lansia," katanya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved