Breaking News:

Nasabah BCA Diimbau Ganti Kartu ATM Lama ke Kartu ATM Chip untuk Hindari Skimming

Hal ini dilakukan untuk meminimalisir tindak kejahatan dalam bertransaksi perbankan.

TRIBUNNEWS/HERUDIN
Ilustrasi 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- PT Bank Central Asia Tbk atau BCA mendorong nasabah pemegang kartu ATM BCA atau kartu Paspor BCA untuk diganti ke kartu ATM berbasis chip sebelum 31 Desember 2021.

Hal ini dilakukan guna mengantisipasi skimming atau tindak kejahatan yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab, saat nasabah melakukan transaksi.

Hal ini dilakukan untuk meminimalisir tindak kejahatan dalam bertransaksi perbankan.

Direktur BCA Santoso mengatakan, nasabah tidak perlu ragu untuk mengganti kartu ATM BCA atau kartu Paspor BCA ke kartu ATM berbasis chip.

Hal ini mengingat banyak keuntungan yang bisa diperoleh nasabah jika sudah mengganti kartunya ke chip.

Terkait dengan pertukaran kartu, nasabah dapat melakukannya di hampir 900 mesin CS Digital BCA yang tersebar di seluruh Indonesia ataupun di kantor cabang BCA.

Hingga Desember 2020, jumlah Kartu Debit BCA tercatat sekitar 22,5 juta dimana sekitar 18,5 juta (sekitar 80 persen) sudah menggunakan chip.

“Kenyamanan dan kemanan nasabah dalam bertransaksi merupakan prioritas utama BCA. Untuk itu, kami mendorong nasabah BCA di Tanah Air untuk segera mengganti kartu ATM nya dengan kartu ATM berbasis chip. Kami berharap penggantian kartu ini dapat mencapai hasil optimal di tahun ini,” kata Santoso dalam siaran pers, Sabtu (6/3/2021).

Berikut 3 keuntungan menggunakan kartu ATM chip:

1. Bank Indonesia Mewajibkan Ubah ke Kartu Chip Sejak tahun 2015

Halaman
12
Editor: Vivi Febrianti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved