Kisruh Partai Demokrat

Komentari KLB di Sumut, Asep Wahyuwijaya : 514 DPC dan 34 DPD Demokrat Bersama AHY

Asep mengatakan bahwa KLB yang mengatasnamakan Partai Demokrat itu tidak sesuai aturan lantaran melenceng dari AD/ART partai.

TribunnewsBogor.com/Yudistira Wanne
Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat, Asep Wahyuwijaya menegaskan bahwa mayoritas kepengurusan Partai Demokrat masih setia bersama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, PARUNG - Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat, Asep Wahyuwijaya bua suara soal Kongres Luar Biasa ( KLB ) yang diselenggarakan di Deli Serdang, Sumatera Utara dan mengatasnamakan Partai Demokrat.

Asep mengatakan bahwa KLB yang mengatasnamakan Partai Demokrat itu tidak sesuai aturan lantaran melenceng dari AD/ART partai.

Melihat hal itu, Asep menegaskan bahwa seluruh DPD dan DPC Partai Demokrat se-Indonesia masih setia bersama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

"Kategorinya sudah masuk dalam kategori dzalim yang sesungguhnya. Jadi ya kita harus serta merta bergandengan tangan secara internal Partai Demokrat yang resmi pengurusnya, untuk bersama AHY" ujarnya, Senin (8/3/2021).

Lebih lanjut, Asep membeberkan bahwa mayoritas DPD dan DPC Partai Demokrat saat ini tengah bergandengan tangan untuk menyelamatkan Partai Demokrat.

"Dari 514 DPC, 34 DPD termasuk di Jawa Barat tentu berkepentingan betul untuk menyelamatkan organisasi partai kita ini. Yang kedua, tugas kita menjadi berat, kalau kita berhasil melawan kedzaliman ini maka insha Allah demokrasi di Indonesia bisa kita selamatkan," tegasnya.

Baca juga: Blak-blakan Ikut KLB karena Dijanjikan Uang Rp 100 Juta, Pengakuan Kader Demokrat Bikin AHY Terdiam

Sementara itu, terkait KLB di Deli Serdang, Asep menjelaskan bahwa kepengurusan Partai Demokrat menemukan banyak kejanggalan.

"Prinsipnya kita menemukan, secara tekstual, secara ketentuan sesuai peraturan yang mana KLB gerombolan liar itu sangat tidak legitimed. Kita sudah membaca, mempelajari, menimbang dan kemudian melihat semua kondisinya, tidak alasan bagi kita Partai Demokrat untuk tidak bersama mas AHY. Jadi semua harus berada dalam barisan di bawah kepemimpinan mas AHY," ungkapnya.

"Mutlak, karena argumentasinya baik secara yuridis, formil, substansi, mas AHY beserta jajarannya, Partai Demokrat, DPD, DPC, solid menyelamatkan Partai Demokrat dan menyelamatkan demokrasi di Indonesia," tambahnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved