Mayat dalam Plastik

Ngaku Habisi 2 Wanita Karena Benci Perempuan, Bukti-bukti di Ponsel Rian Bogor Bikin Kaget Polisi

Dengan ekspresi tenang, Rian Bogor menyebut bahwa kebenciannya terhadap perempuanlah yang membuat ia nekat membunuh.

Penulis: Uyun | Editor: khairunnisa
kolase Youtube KompasTV/TribunnewsBogor.com
Ngaku habisi 2 wanita karena benci perempuan, terkuak bukti-bukti di ponsel Rian Bogor bikin kaget polisi 

"Polresta Bogor Kota telah berhasil menghentikan aksi biadab dari tersangka MRI (21) yang kami duga berprilaku layaknya serial killer atau pembunuhan berantai," ujar Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro kepada TribunnewsBogor.com.

Baca juga: Jual Siswi SMP Rp 300 Ribu hingga Buka Layanan Main Bertiga, Nasib Pria di Pasuruan Berakhir Begini

Baca juga: Hasil Visum Ungkap Fakta Baru Pembunuhan Berantai di Bogor, Korban Disetubuhi Sebelum Dibunuh?

Ketika penangkapan, polisi memeriksa ponsel pelaku dan ditemukan fakta mengejutkan lainnya.

Tak disangka, dalam ponsel pelaku, banyak tersimpan foto-foto wanita korban pembunuhan kedua dari Rian Bogor.

Tentu, hal tersebut membuat polisi pun terkaget dengan penemuan bukti tersebut.

"Dari ponsel pelaku, ternyata ditemukan foto-foto perempuan korban pembunuhan kedua yang ditemukan Rabu 10 Maret lalu,"

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro saat memperlihatkan tas carrier yang digunakan pelaku MRI untuk membawa korbannya yang sudah ia bunuh, di lokasi pembuangan, Kamis (11/3/2021).
Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro saat memperlihatkan tas carrier yang digunakan pelaku MRI untuk membawa korbannya yang sudah ia bunuh, di lokasi pembuangan, Kamis (11/3/2021). (TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho)

Polisi menyebut, modus dan motif pelaku melakukan aksinya terhadap dua korban ternyata sama.

Dari keterangan tersangka, Rian Bogor menjerat korbannya dengan cara berkenalan di media sosial Facebook.

Setelah kenalan, Rian Bogor merayu para korbannya untuk berkencan dan melakukan hubungan intim di kawasan Puncak.

Rian juga mengaku bahwa ia membayar Rp 1 juta untuk menggunakan jasa open BO tersebut.

"(Kenal lewat) open BO, bayar Rp 1 juta," akui Rian.

Baca juga: Terungkap Fakta Baru Kecelakaan Maut di Sumedang, PO Bus Ternyata Tak Punya Izin Usaha

Tentu, rayuan Rian Bogor itu pun disertai dengan iming-iming uang hingga puluhan juta kepada para korban.

Mengetahui korban teperdaya, MRI akhirnya membawa korban ke penginapan.

Setelah kencan dan melakukan hubungan intim, MRI beraksi dengan mencekik leher korban dan membunuhnya.

Melihat korban tak berdaya, Rian Bogor kemudian bawa kabur harta milik korban seperti perhiasan, uang dan ponsel.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro saat proses penyidikan bersama Kapolres Bogor AKBP Harun di lokasi pembunuhan kedua, yakni di area kebun kosong di Puncak Bogor, Kamis (11/3/2021).
Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro saat proses penyidikan bersama Kapolres Bogor AKBP Harun di lokasi pembunuhan kedua, yakni di area kebun kosong di Puncak Bogor, Kamis (11/3/2021). (TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho)
Halaman
123
  • Berita Terkait :#Mayat dalam Plastik
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved