Masih Menganggur Setelah Lulus dari Oxford, Pria 41 Tahun Tuntut Nafkah Seumur Hidup dari Orangtua

Padahal, pria tersebut mendapat pendidikan sebagai pengacara dan memiliki gelar dari Universitas Oxford.

Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
dailymail
Faiz Siddiqui, pria yang tuntut dinafkahi seumur hidup, karena masih nganggur setelah lulus dari Oxford 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM --- Seorang pria berusia 41 tahun yang masih menganggur kini menggugat orangtuanya ke jalur hukum supaya bisa dinafkahi seumur hidupnya.

Faiz Siddiqui mengeklaim, dia sepenuhnya bergantung pada ibu dan ayahnya yang kaya.

Padahal, pria tersebut mendapat pendidikan sebagai pengacara dan memiliki gelar dari Universitas Oxford.

Universitas ternama di Inggris itu pun sempat dia tuntut sebesar 1 juta poundsterling (Rp 14,2 miliar).

Melansir The Sun pada Senin (8/3/2021), selama 20 tahun, orangtua Siddiqui membiarkannya hidup tanpa sewa milik orangtuanya.

Apartemen senilai 1 juta poundsterling itu terletak di dekat Hyde Park London.

Baca juga: Bunuh HRD Rinaldi Karena Nunggak Bayar Kos, Laeli Rela Gajinya Ludes untuk Fajri yang Pengangguran

Baca juga: Ilmuwan Oxford Ujikan Vaksin Corona pada Manusia, Ribuan Orang Jadi Sukarelawan

Tak hanya itu, tagihan dan pengeluaran lainnya juga dibayar oleh kedua orangtuanya yang tinggal di Dubai.

Namun, setelah pertengkaran keluarga, orangtuanya memutuskan untuk memangkas dukungan finansial yang mereka berikan.

Saat ini, Siddiqui masih memperjuangkan kasusnya.

Faiz Siddiqui
Faiz Siddiqui ()

Jika kasus “unik” ini dikabulkan, hak-hak setiap orangtua Inggris juga bisa terpengaruh.

Dalam kasusnya, Siddiqui menuntut hak nafkah sebagai anak dewasa yang "rentan" karena masalah kesehatan.

Mencegah hal tersebut, menurut pembelaannya, merupakan bentuk pelanggaran hak asasi manusia.

Baca juga: Ditugaskan Kejar Tersangka Pencurian ke Pekanbaru, Oknum Polisi Tembak Teman Kencan

Baca juga: Seorang Pria Perkosa Anak Kandung, Korban Kini Punya Putri

Penderitaan panjang orangtua

Ibunya Rakshanda (69) dan ayahnya Javed (71) saat ini memberinya lebih dari 400 poundsterling (Rp 5,8 juta) seminggu.

"Orangtua yang telah lama menderita ini memiliki pandangan mereka sendiri tentang apa yang cocok untuk menghadapi putranya yang banyak menuntut dan keras kepala ini,” kata pengacara mereka, Justin Warshaw QC.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved