Breaking News:

Info Kesehatan

Lagi, Varian Baru Virus Corona Ditemukan, Tak Terdeteksi Swab PCR

Varian baru ini muncul di tengah gelombang ketiga setelah lonjakan kasus Covid-19 kian mengkhawatirkan.

Vektor Kunst/Pixabay
Varian baru virus corona ditemukan di Perancis, tak terdeteksi swab test PCR 

Ketidakmampuan secara akurat mendiagnosis orang yang terinfeksi dapat sulit untuk membatasi penyebaran virus corona pada saat seluruh kasus Covid-19 di Eropa sudah meningkat.

Dengan sulit terdeteksinya virus corona melalui alat tes standar, maka semakin sulit untuk mengonfirmasi infeksi dengan varian baru.

Untuk mencari dan memastikan infeksi virus corona pada seseorang, petugas medis biasanya akan menggunakan tes laboratorium molekuler standar, yang dikenal dengan tes transcription polymerase chain reaction (RT-PCR).

Baca juga: Kasus Mutasi Virus Corona B.1.1.7 Bertambah, Kenali Gejala Covid-19 dari Inggris Ini

Tes PCR tersebut akan digunakan untuk mencari kode genetik virus corona, dari pasien yang positif Covid-19.

Akan tetapi, menurut Direktorat Kesehatan Perancis, pengurutan genetik mengungkapkan bahwa varian virus yang ditemukan di Brittany memiliki beberapa mutasi pada protein spike yang membantunya menghindari deteksi dari tes diagnostik ini.

Pejabat kesehatan di Brittany akhirnya mengkonfirmasi beberapa kasus yang disebabkan oleh varian baru dengan menguji sampel darah pasien untuk mendeteksi antibodi dan menguji sampel dahak dari paru-paru pasien yang batuk, kemudian mengujinya melalui tes RT-PCR.

Kendati demikian, tidak ada satu pun dari metode tes Covid-19 yang khas, yang menunjukkan varian baru virus corona dapat beredar tanpa terdeteksi di Perancis dan lebih mudah menyebar.

Namun, salah satu perusahaan diagnostik Eropa, Novacyt Group, pada Kamis lalu mengumumkan bahwa tes PCR mereka berhasil mendeteksi varian baru.

Baca juga: Alasan Masih Bisa Terinfeksi Covid-19 Setelah Divaksin, Ini Kata Kemenkes

Varian virus corona Perancis tidak mematikan

Menurut laporan media lokal, delapan pasien Perancis yang terinfeksi varian baru meninggal karena virus, tetapi pejabat kesehatan setempat mengatakan bahwa hal itu tidak berarti bahwa varian virus corona ini lebih mematikan daripada jenis lainnya.

Halaman
123
Editor: Tsaniyah Faidah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved