Bantah Selingkuh, Bu Kades yang Digerebek Suaminya Buat Klarifikasi : Masih Pakai Baju !
Setelah ramai diberitakan selingkuh dan digerebek tanpa busana dengan anak buahnya, Kades Pasuruan akhirnya angkat bicara.
Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Vivi Febrianti
TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Setelah ramai diberitakan selingkuh dan digerebek tanpa busana dengan anak buahnya, Kades Pasuruan akhirnya angkat bicara.
Kades wanita ini membantah tuduhan sang suami yang menyebut dirinya selingkuh.
Ia juga tak membenarkan adanya tuduhan dirinya digerebek dalam kondisi tanpa busana.
Bahkan ibu kades itu menyebut anaknya sebagai saksi di lokasi kejadian.
Dilansir TribunnewsBogor.com dari Surya.co.id Sabtu (27/3/2021), Kades Pasuruan itu bernama Rini Kusmiyati, sedangkan pria yang dituding sebagai selingkuhannya yakni Salam (35).
Salam diketahui merupakan anak buah Rini Kusmiyati yang berkerja sebagai staf di kantor desa.
Berdasarkan pengakuan Rini, kala itu ia bertemu dengan Salam di pinggir jalan untuk membicarakan soal pencairan beras bulanan bagi warga.
Namun, karena merasa tak enak, Rini dan Salam kemudian memilih bertamu ke rumah seorang warga.
"Kita ketemu di pinggir jalan. Lah akhirnya, tidak enak."
"Pemilik rumah yang digerebek itu kebetulan kenal Pak Salam, akhirnya menyampaikan mengobrol di dalam rumah itu saja," terang Rini, Jumat (26/3/2021).
Baca juga: Digerebek Suami, Bu Kades Pasuruan Ngaku Masih Pakai Baju Saat Bersama Staf : Anak Saya Saksinya
Baca juga: Bu Kades Selingkuh Sejak 2020, Anak Tak Tega Lihat Ayah Sengsara, Ibu Dibikin Nyaris Dihajar Massa
Lebih lanjut, Rini menerangkan ia dan Salam duduk di ruang tamu saat penggerebekan terjadi.
Soal berita yang mengatakan ia dan Salam tanpa busana, Rini menepisnya.
Ia mengaku kalau dirinya dan Salam masih berpakaian lengkap.
Rini mengungkapkan saat itu ada saksi mata, yakni anaknya sendiri.
Ia juga mengatakan tak melarikan diri saat penggerebekan terjadi.
"Yang nyebut saya tidak pakai busana itu juga tidak benar. Saksinya anak saya," ujarnya.
"Saya ndak kabur. Saya ada sama anak saya duduk di ruang tamu," imbuhnya.
Rini pun menegaskan ia dan Salam tak memiliki hubungan spesial, hanya sebatas rekan kerja.
"Saya tidak memiliki hubungan spesial dengan dia."
"Hubungan saya dengan dia, hanya sebatas kepala desa dan staf. Hanya hubungan kerja, tidak lebih," tegasnya.
Baca juga: Pergoki Chat Mesra Bu Kades dengan Anak Buah, Suami Malah Diusir dari Rumah : Saya Berusaha Sabar
Baca juga: Curhat Wanita Jalin Hubungan dengan Kades, Ngaku Sering Dipukuli : Saya Dihamili di Bawah Ancaman
Cerita Versi Suami
Di balik kabar perselingkuhan Rini Kusmiyati dan Salam, Eko Martono sang suami membeberkan kisahnya.
Sebelum Eko menggerebek Rini, ia mengaku pernah memergoki sang istri chatting mesra dengan Salam pada Maret 2020.
Kala itu, Rini berjanji pada Eko tak akan mengulangi perbuatannya.
Namun, seolah tak kapok, Eko kembali memergoki Rini chatting mesra dengan Salam beberapa bulan kemudian.
Buntutnya, Eko menggerebek Rini dan Salam dirumah warga tersebut.
Saat itu Rini dan Eko sudah pisah ranjang selama enam bulan.
"Kalau tidak salah bulan Oktober tahun 2020. Jadi, saat kemarin ketahuan berduaan di kamar itu, posisi saya sudah tidak serumah. Enam bulan saya pisah ranjang," ungkap Eko.
Melihat sikap istrinya yang tak berubah, Eko pun melapor ke Polsek Nguling dan difasilitasi untuk mediasi.
Sayang, saat mediasi, Rini tak diberi sanksi lantaran bukti yang ditemukan belum kuat.
Eko pun mengaku menerimanya lapang dada meski merasa kecewa.
"Karena hanya chat saja. Bukti tidak kuat. Saya berusaha terima dengan lapang dada, saya juga berusaha sabar saat itu," jelasnya, dilansir Surya.co.id.
Baca juga: Nasib Suami Bu Kades, Ngutang Rp 150 juta untuk Kampanye Kini Diselingkuhi : Gaji Sisa Rp 400 ribu
Baca juga: Bu Kades di Pasuruan Kepergok dengan Pria Lain, Suami Curhat 3 Kali Diselingkuhi : Saya Dibuang
Meski saat itu Rini sudah membuat surat pernyataan agar tak mengulangi perbuatannya, Eko menyebut kalau sang istri tetap berselingkuh dengan Salam.
Padahal anak sulung Rini dan Eko turut tanda tangan dalam surat tersebut.
"Anak saya yang besar juga sempat ikut tanda tangan dalam surat pernyataan itu. Tapi ternyata terulang lagi seperti ini," tandasnya.
Tak hanya itu, Eko mengatakan Rini dan Salam sudah berselingkuh sebanyak tiga kali.
"Saya sudah curiga dengan gerak-gerik istri saya, dan ini yang ketiga kalinya, langsung saya lakukan penggerebekan bersama anak saya," terang Eko, dilansir Tribun Jatim.
Kronologi Penggerebekan Menurut Suami
Pada Minggu (21/3/2021), Eko Martono menggerebek Rini Kusmiyati yang sedang berada di rumah Salam.
Dilansir Surya Malang, penggerebekan itu bermula saat Eko membuntuti Rini yang pergi seorang diri mengendarai motor.
Tak sendirian, Eko yang membuntuti Rini hingga ke rumah selingkuhannya, pergi bersama anak sulung.
Tiba di rumah Salam, Rini masuk dan mengunci pintu dari dalam, sementara Eko mengamati dari jauh.
Sepuluh menit berlalu, Eko mengajak warga sekitar untuk menggerebek Rini dan Salam.
Eko dan anaknya mendapati Rini berduaan dengan Salam di kamar tanpa mengenakan busana.
"Ada anak saya juga yang besar, ikut mendobrak pintu dan melihat ibunya berduaan dengan pria lain."
"Ini yang paling parah, biasanya saya hanya mengetahui dari chatting saja."
"Sebelumnya, saya hanya memergoki chattingan saja," ungkap Eko, Rabu (24/3/2021), dikutip dari Surya.co.id.
Saat digerebek, Salam yang mencoba kabur lewat pintu depan berhasil ditangkap warga.
Ia kemudian diamankan di Polres Pasuruan Kota.
Tak hanya itu, Eko mengatakan Rini dan Salam sudah berselingkuh sebanyak tiga kali.
“Saya sudah curiga dengan gerak-gerik istri saya, dan ini yang ketiga kalinya, langsung saya lakukan penggerebekan bersama anak saya,” terang Eko, dilansir Tribun Jatim.
(TribunnewsBogor.com/Tribunnews.com)