Bacaan DOA Malam Nisfu Syaban Lengkap dengan Tulisan Latin dan Artinya

Malam Nisfu Syaban selain menjadi malam yang mulia, ternyata pernah terjadi beberapa peristiwa penting.

Editor: Damanhuri
net
ilustrasi berdoa 

Ya Allah, jika Engkau telah menulis aku di sisi-Mu di dalam Ummul Kitab sebagai orang yang celaka atau terhalang atau tertolak atau sempit rezeki, maka hapuskanlah, wahai Allah, dengan anugrah-Mu, dari Ummul Kitab akan celakaku, terhalangku, tertolakku dan kesempitanku dalam rezeki, dan tetapkanlah aku di sisi-Mu, dalam Ummul Kitab, sebagai orang yang beruntung, luas rezeki dan memperoleh taufik dalam melakukan kebajikan.

Sunguh Engkau telah berfirman dan firman-Mu pasti benar, di dalam Kitab Suci-Mu yang telah Engkau turunkan dengan lisan nabi-Mu yang terutus: “Allah menghapus apa yang dikehendaki dan menetapkan apa yang dikehendaki-Nya dan di sisi Allah terdapat Ummul Kitab.”

Wahai Tuhanku, demi keagungan yang tampak di malam pertengahan bulan Sya’ban nan mulia, saat dipisahkan (dijelaskan, dirinci) segala urusan yang ditetapkan dan yang dihapuskan, hapuskanlah dariku bencana, baik yang kuketahui maupun yang tidak kuketahui.

Engkaulah Yang Maha Mengetahui segala sesuatu yang tersembunyi, demi Rahmat-Mu wahai Tuhan Yang Maha Mengasihi.

Semoga Allah melimpahkan solawat dan salam kepada junjungan kami Muhammad SAW beserta keluarga dan para sahabat beliau. Amin."

Peristiwa yang Terjadi pada Malam Nisfu Syaban

Malam Nisfu Syaban selain menjadi malam yang mulia, ternyata pernah terjadi beberapa peristiwa penting.

Dilansir aceh.kemenag.go.id, berikut ini peristiwa penting yang terjadi pada malam Nisfu Syaban:

1. Jatuhnya air mata Adam.

Nabi Adam merupakan Nabi sekaligus manusia pertama yang diciptakan Allah, diikuti Siti Hawa.

Baca juga: Niat Puasa Ayyamul Bidh Bulan Syaban 1442 H, Dilaksanakan 27-29 Maret, Lengkap dengan Keutamaannya

Baca juga: Keistimewaan Bulan Syaban & Malam Nisfu Syaban, Dilengkapi Amalan serta Bacaan Doa yang Dianjurkan

Beliau yang berada di surga, terhasut omongan iblis untuk memakan buah yang diharamkan Allah SWT, yakni buah khuldi.

Akibatnya, Nabi Adam dan Siti Hawa diturunkan ke bumi.

Saat mendarat, keduanya terpisah hingga membuat Nabi Adam menangis tiada henti.

Air mata pertama Nabi Adam menetes tepat pada malam Nisfu Syaban.

2. Keluarnya air Zam-zam.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved