Penangkapan Terduga Teroris
Terduga Teroris di Condet Berontak saat Ditangkap, Wanita Berbaju Hitam : Saya Enggak Mau Dibawa !
Ditangkap polisi pasca ledakan bom di Gereja Katedral Makassar, terduga teroris wanita ini sempat menolak dibawa.
Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Mulanya, petugas lebih dulu mengamankan satu orang lelaki lebih dulu.
Selanjutnya seorang perempuan pada pukul 11.30 WIB.
"Saya enggak mau dibawa," ujar perempuan tersebut kala diamankan petugas kepolisian.
Diduga penangkapan tersebut terkait dengan kasus bom di Makassar, namun hingga saat ini belum ada keterangan dari pihak terkait.

Sempat Lakukan Perlawanan
Aparat keamanan menangkap dua orang terduga teroris di kawasan Condet, Jakarta Timur. Saksi mata menyebut satu dari dua tersangka itu sempat melawan.
Baca juga: Aksi Heroik Satpam Gereja Katedral Hadang Pelaku Bom Bunuh Diri, Dipuji Kapolri, Begini Kondisinya
Baca juga: Tim Densus 88 Polri Gerebek Terduga Teroris di Cikarang dan Condet
Sri Anita, seorang warga dan saksi mata di lokasi mengatakan aparat kepolisian telah tiba di lokasi sekira pukul 10.30 WIB.
Petugas datang dengan pakaian preman. Anita menuturkan melihat beberapa orang datang dan bertanya di showroom mobil bekas itu.
Tak berselang lama, dalam kurun waktu 10 menit terjadi penggerebekan kepada satu di antara terduga.
"Saya pikir orang mau berantem. Masuk ke dalam sekitar 10 menit keluar lagi. Itu pura-puranya ada yang nanya dulu, nanya-nanya mobil, mungkin udah diintai," jelasnya di lokasi, Senin (29/3/2021).
Mengenakan kaos berwarna putih dan sarung, terduga teroris sempat melakukan pemberontakan.
Namun karena jumlah aparat yang lebih banyak, terduga teroris tersebut berhasil diborgol dan diamankan.
"Awalnya saya lagi duduk disitu, terus ada ramai-ramai, terus ada orang lansung masuk ke dalam sana. Lalu Bang Husein (terduga) langsung ditangkap polisi. Dia juga lagi santai kan, dia pakai sarung juga. langsung cepet gitu kejadiannya. Dia cuma sendirian doang," katanya.
"Dia (aparat kepolisian) pura-pura nanya mobil, mungkin udah diintai langsung ada orang dari sana terus pada masuk ke dalam tahu-tahu sudah diborgol dan yang dibawa cuman satu sempat berontak," lanjutnya.
Tak berselang lama, aparat kepolisian dari jajaran Polrestro Jakarta Timur turut tiba di lokasi dan melakukan pengecekan.
Baca juga: Kutuk Teror Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar, Najwa Shihab : Terorisme Tak Boleh Menang !
Baca juga: Otopsi Teroris Bom Bali, dr Hastry Ngaku Merinding Lihat Jasad Noordin M Top: Wajahnya Bisa Dikenali
