Teroris Serang Mabes Polri

Terduga Teroris ZA Punya Kartu Perbakin, BIN Heran Cara Serang di Mabes Polri : Kaya Orang Bingung

Meski memiliki kartu, Anggota Badan Penasehat PB Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Bambang Soesatyo mengatakan VA bukanlah anggota Perbakin.

Penulis: Sanjaya Ardhi | Editor: Vivi Febrianti
Ist
terduga teroris ZA yang serang Mabes Polri punya kartu Perbakin 

Wawan berujar, sikap dan tindakan ZA di Mabes Polri seperti sama sekali tidak mengerti ilmu perang.

"Persoalannya adek satu ini tidak berlatih menembak dengan pola formasi tempur, dia masih sama sekali tidak mengerti ilmu perang," kata Wawan.

"Itu anda baca dari tingkah laku di CCTV ?" timpal Najwa Shihab.

Sikap dan tingkah yang dimaksud Wawan adalah seperti, tidak merunduk dan berlindung saat menyerang Polisi.

"Tidak merunduk di lokasi yang aman, tidak tiarap, tidak di gorong-gorong atau berdiri di balik sebuah perlindungan yang cukup, malah membiarkan dirinya ditembak," kata Wawan Purwanto.

Bahkan ketika berhadapan dengan petugas, ZA terlihat hanya menodongkan senjata saja.

Terduga teroris jatuh terkapar usai ditembak aparat, nekat masuk ke Mabes Polri
Terduga teroris jatuh terkapar usai ditembak aparat, nekat masuk ke Mabes Polri (istimewa)

"Ketiak dia berhadapan dengan ptugas yang siap hanya menodongkan tidak melesatkan peluru,

jadi ini yang masih salah satu indikasi dia belum berlatih secara trik militer atau pola serang yang mestinya dilakukan sehingga sama sekali tidak ada korban," kata Wawan.

Selain itu, petugas yang sigap saat menghadapi serang ZA membuat tak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

"Di samping itu memang capicity building markas memang diperkuat jadi senjata itu melekat sehingga ada alarm seperti ini lantas terkepung dia,

jadi si ZA ini tidak mempelajari secara detail analisa sasaran," kata Wawan.

"Pelaku teror yang semi amataur bahkan amatir ?" tanya Najwa Shihab.

Wawan Purwanto bahkan mempertanyakan siapa sebenarnya sasaran yang dituju oleh ZA di Mabes Polri.

"Betul (amatir), tidak terencana secara baik dan ngacak sekali dan sama skelai tidak ada korban, siapa yang mau dituju sehingga seperti orang bingung," kata Wawan.

Maka dari itulah, tindakan ZA kata Wawan sudah sepatutnya menjadi bagi kaum muda agar tidak mudah untuk melakukan tindakan seperti itu.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved