Breaking News:

Pengamanan Ketat di Gereja Zebaoth Bogor Saat Ibadah Jumat Agung, Khusus Jemaat Yang Punya Barcode

Pada pelaksanaan Jumat Agung, Jumat (2/4/2021) tak semua orang bisa masuk ke area gereja.

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Pendeta Doktor Margie Ririhenai 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Sistem keamanan di Gereja Zebaoth, di Jalan Ir H Djuadan, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor menggunakan sistem barcode.

Pada pelaksanaan Jumat Agung, Jumat (2/4/2021) tak semua orang bisa masuk ke area gereja.

Setiap jemaat yang akan beribadah diperiksa dan harus menunjukan barcode sejak di depan pagar gerbang halaman.

Pendeta Doktor Margie Ririhenai mengatakan bahwa pihak gereja sudah menyiapkan baik dari sistem keamanan ataupun sistem protokol kesehatan.

Untuk sistem keamanan pada pelaksanaan Jumat Agung hanya warga gereja yang memiliki barcode yang bisa masuk.

Barcode tersebut diperoleh oleh warga gereja yang sudah mendaftar sejak kemarin

"Kami dari gereja siap dengan protokol kesehatan dan protokol keamanan setip warga yang akan masuk mulai hari jumat agung dikawal dengan proses barcode jadi hanya warga gereja yang masuk itu juga melalui proses pendaftaran," ujarnya.

Untuk pelaksanaan ibadah dengan menerapkan protokol kesehatan jemaat yang hadir dibatasi 120 orang di dalam gereja.

Jumlah tersebut sangat jauh dari kapasitas gereja yang bisa menampung 450 orang.

Tak hanya itu kursi di dalam pun dibuat berjarak.

Sementara itununtuk kendaraan juga tak semua bisa masuk halaman gereja.

"Iya dari mulai halaman depan dari pintu parkir sudah dijaga, pemilik kendaraan hanya warga gereja yang puya barcode selain itu tidak bisa masuk halaman gereja," katanya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved