Breaking News:

Selama Tiga Pekan, Damkar Kabupaten Bogor Tangkap 20 Ular Liar yang Masuk Permukiman Warga

Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bogor, merekap terkait laporan warga yang rumahnya dihampiri ular.

Handover
Rescue Damkar Kabupaten Bogor saat merescue ular yang masuk ke permukiman warga 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bogor, merekap terkait laporan warga yang rumahnya dihampiri ular.

Selama tiga pekan, Damkar Kabupaten Bogor berhasil mengamankan 20 ekor ular dengan jenis ular piton dan ular kobra.

Danru 1 Rescue Damkar Kabupaten Bogor, Arman Riyanto mengaku bahwa ular-ular yang diamankan tim Damkar itu berdasarkan laporan soal temuan ular yang masuk ke dalam rumah pekarangan rumah warga.

"Selama tiga pekan ini Damkar Kabupaten Bogor sudah menangkap 20 ular yang terbagi atas jenis ular kobra dan piton dari berbagai daerah di Kabupaten Bogor," ujarnya, Jumat (9/4/2021).

Lebih lanjut, Arman mengatakan, padahal saat ini bukan musim bertelur atau menetas ular.

Menurutnya, kemunculan ular kobra saat ini karena telat menetas.

"Yang ditemukan itu ukuran dewasa. Jadi, mereka yang saat ini muncul itu mereka yang telat menetas makanya yang ditemukan saat ini ukuran sudah dewasa satu sampai dua meter dan piton panjangnya lima meter," tegasnya.

Terbaru, Damkar Kabupaten Bogor menangkap ular hari ini di Kaporlap No 3, RT 2/5, Cirimekar, Cibinong, Kabupaten Bogor.

"Adanya seekor ular berjenis kobra dilihat oleh pemilik rumah pada saat ingin membersihkan tumpukan kayu yang ada di belakang rumahnya, panjang kurang lebih 2 meter," paparnya. 

Arman mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir apabila ada ular. Yang perlu dilakukan warga adalah membersihkan pekarangan dari segala tumpukan, sampah, kayu karena tumpukan itu cenderung menjadi tempat nyaman untuk ular menetap.

"Dan memperhatikan lubang-lubang karena lubang tersebut menjadi tempat liar, pada dasarnya ular tidak bisa membuat lubang. Lebih baik ketika menemukan lubang itu langsung ditutup atau diberikan wangi wangian, karena ular takut dengan wangi-wangian," tegasnya.

"Kalau mau ambil tindakan sebaiknya pakai sepatu, pakai kacamata atau helm sebagai pelindung dan gunakan kayu untuk menangkapnya. Kalau memang tidak berani sebaiknya hubungi petugas Rescue Damkar," tambahnya.

Penulis: Yudistira Wanne
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved