Breaking News

Gempa Jawa Timur

Cerita Warga Lumajang Saat Gempa di Malang, Istri Patah Tulang - Suami Tewas Tertimpa

Nyawa seorang suami tak tertolong setelah tertimpa reruntuhan batu ketika sedang berjalan bersama istrinya memakai motor.

Editor: Ardhi Sanjaya
BMKG
Gempa 6,7 M pada Sabtu (10/4/2021) pukul 14.00 WIB. Guncangan gempa dirasakan warga di wilayah Jawa Timur, Jawa Tengah, dan DI Yogyakarta.(BMKG) 

Namun, sampai berita ini diturunkan, pihaknya belum bisa menjelaskan identitas korban secara detail.

Cerita lainnya sempat disampaikan warga Surabaya yang benar merasakan guncangan gempa ketika sedang berada di gedung tinggi.

Seorang warga Sidoarjo yang bekerja di Surabaya, Tika justru mengaku tak menyadari bahwa gempa terjadi. 

Ia mengira guncangan yang dirasakan itu akibat penyakit darah rendahnya kumat. 

Bangunan RSUD Mardi Waluyo Blitar yang ambruk karena gempa yang berpusat di Malang.(Istimewa/Surya.co.id
Bangunan RSUD Mardi Waluyo Blitar yang ambruk karena gempa yang berpusat di Malang.(Istimewa/Surya.co.id (Istimewa/Surya.co.id)

"Sama (aku kira darah rendah)."

"Aku cuma diem aja pas gempa, bingung mau ngapain. Getarannya juga lumayan," katanya.

Hal serupa juga dirasakan Vinka Utari, warga Mojokerto yang tengah bekerja di daerah Kalibokor, Surabaya.

Saat kejadian, ia sedang berada di kantor.

Karena takut terjadi gempa susulan, ia memutuskan segera lari ke luar kantor dan mencari tempat terbuka.

"Langsung keluar kantor dan cari tempat terbuka," ujarnya kepada SURYA.CO.ID melalui pesan di aplikasi Whatsapp. 

Kata 'gempa' langsung trending topic di Twitter, tak lama setelah gempa 6,7 SR menguncang Malang.

Rupanya, gempa tersebut tak hanya dirasakan di wilayah Jawa Timur saja, melainkan hingga ke Jogja hingga Bali.

Hal ini seperti dicuit oleh salah satu netizen yang mengaku berasal dari Bali dan merasakan getaran gempa.

Bahkan, warga di Jawa Tengah khususnya Jogja turut merasakan guncangan yang berasal dari Malang Selatan itu.

Beberapa warga di Malang Jawa Timur merasa bahwa guncangan gempa terjadi selama dua kali.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved