Breaking News:

In Memoriam Pangeran Philip : Demi Nikahi Ratu Elizabeth II, Rela Korbankan Karir Perwira AL

Pangeran Philip sering disebut hidup dalam bayang-bayang wanita yang dinikahinya di Westminster Abbey, Ratu Elizabeth II pada tahun 1947 silam.

Kolase TribunBogor
Putri Elizabeth II dan Pangeran Philip 

Tetapi dalam sebuah wawancara dengan BBC untuk merayakan ulang tahunnya yang ke-90, dia mengungkapkan bahwa pada hari-hari awal dia berjuang untuk menemukan peran untuk dirinya sendiri.

"Tidak ada preseden. Jika saya bertanya kepada seseorang 'apa yang Anda harapkan saya lakukan?' mereka semua tampak kosong - mereka tidak tahu, tidak ada yang tahu banyak," katanya saat itu.

Lahir di zaman pertahanan terhadap monarki, Pangeran Philip membantu Ratu Elizabeth II menavigasi pergolakan politik dan sosial abad ke-20 untuk membuat monarki yang cocok untuk waktu yang berbeda.

Sering menghadapi pengadilan yang sangat tradisional, ia mereformasi istana dan mencoba memanfaatkan kekuatan televisi yang berkembang untuk memproyeksikan pengaruh kerajaan.

Dia mendorong penobatan Ratu pada tahun 1953 untuk disiarkan langsung dan di belakang layar menghapus perilaku ketinggalan zaman di istana yang dianggapnya pengap.

Dia adalah bangsawan pertama yang melakukan wawancara TV.

Namun, kemudian dalam hidup Philip dikritik karena menghambat kemampuan monarki untuk beradaptasi dengan zaman, dan para pencela sebagian menyalahkan caranya yang berlebihan atas kegagalan anak-anaknya untuk menghasilkan keluarga yang bahagia.

Pasangan ini memiliki empat anak: Charles, Prince of Wales (lahir pada tahun 1948), Putri Anne,(1950), Pangeran Andrew (1960) dan Pangeran Edward (1964), tiga di antaranya pernikahan berakhir dengan perceraian.

Baca juga: Akhir Pelarian Pria Setelah Nodai Putri Tiri, Kabur hingga ke Luar Kota Tak Berkutik saat Diamankan

Kekuatan dan Tinggal bersama

Bagi Elizabeth, Philip adalah suami yang mendukung dimana menurut para pejabat adalah satu-satunya orang yang memperlakukan Ratu sebagai manusia.

Halaman
1234
Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved