Breaking News:

ASN Kota Bogor yang Ingin Mudik Harus Punya Syarat Ini, Dedie Rachim: Bisa Jadi Pertimbangan

Pemerintah pusat sudah mengeluakan aturan larangan mudik bagi masyarakat terutama bagi Aparatur Sipil Negara

Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Yudhi Maulana
ILUSTRASI - Pemudik melintas Jalur Puncak, Kabupaten Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Pemerintah pusat sudah mengeluakan aturan larangan mudik bagi masyarakat terutama bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Wakil WaliKota Bogor Dedie A Rachim mengatakan pihaknya melarang keras ASN yang mudik ke kampung halamannya lantaran kondisi pandemi.

Bahkan, pemkot Bogor tak segan memberikan sanksi bagi ASN yang nekat mudik.

"Ada sanksi yang akan diberikan kepada ASN yang sudah di atur mulai dari teguran,lisan dan ringan," terang Dedie.

Kendati demikian, pemkot akan mempertimbangkan bahkan bisa saja mengizinkan ASN jika punya syarat ijin khusus.

"Beda ya kalau ada ijin khusus, tentu di pertimbangkan oleh kepada daerah," tegasnya.

- Target Besar Larangan Mudik.

Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim meminta semua pihak mengikuti aturan larangan mudik termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN) yang juga diminta mengikuti aturan larangan mudik

"Tidak ada pro dan kontra (aturan mudik) ya artinya kita mendukung, apalagi presiden sudah menetapkan bahwa cuti bersama itu hanya satu hari dan larangan mudik terutama khusus ASN kita juga sependapat dan sepakat untuk kita laksanakan sesuai dengan arahan dari pemerintah pusat," kata Dedie, Kamis (15/4/2021) di Balaikota.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved