Dilerai Saat Jambak Perawat RS di Palembang, Ayah Pasien Bentak Polisi : Lu Punya Anak Gak ?

Anggota Polisi tersebut datang untuk melerai. Baru saja datang, anggota Polisi itu justru dibentak.

Kolase Sripoku.com/Instagram
Perawat dihajar keluarga pasien 

"Saya polisi, saya polisi," katanya.

JT lantas membentak anggota Polisi tersebut.

"Lu polisi ? lu punya anak gak ? kalau anak lu ," kata JT dengan nada tinggi.

"Gak gini, maksudnya jangan kaya gini," kata polisi.

Dikutip dari akun Instagram polisi_palembang, ayah pasien yang mengamuk bukanlah seorang anggota Polisi.

"yang merupakan anggota kepolisian adalah bapak-bapak yang menggunakan baju abu-abu dan celana pendek,

bapak tersebut mencoba menengahi permasalahan yang terjadi pada saat itu, di karenakan lokasi keributan berdekatan dengan kamar anggota polisi tersebut yang sedang menjaga istrinya lahiran.

sehingga anggota polisi tersebut mencoba mendatangi lokasi keributan dan menengahi permasalahan yang terjadi." tulisnya.

Sementara itu Kasubag Humas Polrestabes Palembang, Kompol M Abdullah pun mengatakan ayah pasien mengamuk saat meminta perawat mencabut infusan.

"(Aksi penganiayaan terjadi karena) cara ngelepasin infus, karena itu bukan wewenang dia (perawat) karena harus ada persetujuan dari dokter."

"Karena dia sebagai perawat jadi nggak bisa melepaskan begitu saja," kata Abdullah, dikutip dari tayangan Kompas TV.

Kasat Reskrim, Kompol Tri Wahyudi mengatakan pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan.

"Laporan sudah kita terima, untuk kejadian tersebut masih dalam penyelidikan kita. Hingga kini kita sedang memeriksa saksi-saksi di lapangan, untuk mengetahui masalah yang terjadi," ungkap Kompol Tri Wahyudi, Jumat (16/4/2021).

Seorang perawat di RS Siloam Palembang diduga dipukul keluarga pasien, kini korban sudah resmi melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Palembang, Jumat (16/4/2021)
Seorang perawat di RS Siloam Palembang diduga dipukul keluarga pasien, kini korban sudah resmi melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Palembang, Jumat (16/4/2021) (Tangkapan Layar Video)

Kini anggota masih mengumpulkan data dan keterangan saksi-saksi di TKP (tempat kejadian perkara) dan terkait laporan korban, tentunya terlapor nanti akan kita periksa.

"Jika terbukti salah, akan kita proses," tegas Kasat Reskrim Polrestabes Palembang dikutip dari Sripoku.com.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved