Breaking News:

Pencairan BPUM di Ciampea Bogor, Warga Saling Dorong, Sudah Datang Sejak Sahur

Bahkan warga saat puasa Ramadan 1442 Hijriah ini rela menahan dahaga dan emosi d itengah dorong-dorongan saat antrean.

Ist
Situasi penumpukan kali ini dapat dilihat di Bank BRI Cabang Warung Borong, Ciampea, Kabupaten Bogor, di mana masyarakat mengantre untuk melakukan pencairan dana. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIAMPEA - Mekanisme pencairan Bantuan Produktif Usaha Mikro ( BPUM) yang sebenarnya berpihak kepada masyarakat layak untuk dikaji ulang.

Pasalnya, pencairam BPUM yang harus melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI) justru berisiko memunculkan hal yang tidak diinginkan lantaran terjadinya penumpukan massa.

Situasi penumpukan kali ini dapat dilihat di Bank BRI Cabang Warung Borong, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, di mana masyarakat mengantre untuk melakukan pencairan dana.

Bahkan warga saat puasa Ramadan 1442 Hijriah ini rela menahan dahaga dan emosi di tengah dorong-dorongan saat antrean.

Warga Cempalng, Salim mengatakan dirinya rela datang lebih awal untuk mengantre di Bank BRi Cabang Warung Botong sejak pukul 03.00 WIB.

Salim rela sahur lebih awal yakni pukul 02.00 WIB demi mendapatkan bantuan sebesar  Rp 1,2 juta.

"Saya datang ke sini pukul tiga dini hari, usai sahur saya langsung datang ke sini, tapi sampai pukul 08.30 WIB ini bank belum juga dibuka," ujarnya kepada wartawan, Jumat (16/4/2021).

Salim mengaku akan terus antre meksipun berdesak desakan, karena jika dia tidak ikut mengantre dipastikan bisa besok datang lagi ke Bank BRI itu.

"Tetap antre udah kepalang antre kalau pulang nanti paling besok lagi ke sini dan harus antre lagi," katanya.

Warga lainnya, Wanti mengatakan,  dia datang pada pukul 06.00 wib, saat ia datang ke Bank BRI Cabang Warung Borong Ciampea warga yang antre sudah cukup banyak.

"Sudah cukup banyak warga yang antre saya gak ikut antre karena takut lagi puasa dan berdesak desakan," tegasnya.

Sementara, menurut Eman petugas parkir mengatakan bahwa antrean pengambilan bantuan BPUM sudah ramai sejak Senin lalu.

"Untuk petugas pun sebenernya sudah memberikan imbauan untuk menjaga jarak dan memakai masker, namun masih saja terjadi kerumunan," tandasnya.

Penulis: Yudistira Wanne
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved