Breaking News:

Cicit RA Kartini Dikabarkan Hidup Memprihatinkan di Parung Bogor, Ini Kata Camat

Namun dari beberapa desa yang ditelusuri seperti Warujaya, Parung, Jabon Mekar, TribunnewsBogor.com tidak mendapatkan informasi keberadaan cicit RA Ka

TribunnewsBogor.com/Yudistira Wanne
Camat Parung, Kabupaten Bogor, Yudi Santosa menjelaskan bahwa pihaknya belum menemukan domisili cicit RA Kartini dan terus melakukan pencarian untuk memastikan. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, PARUNG - Belum lama ini, kabar mengenai keturunan atau cicit dari RA Kartini kembali mencuat ke permukaan publik.

Mencuatnya informasi tersebut tidak terlepas dari peringatan Hari Kartini yang telah ditetapkan di Indonesia setiap tanggal 21 April.

Berdasarkan informasi yang beredar, kelima cicit RA Kartini itu dikabarkan hidup memprihatinkan di Parung, Kabupaten Bogor. 

Kelima nama itu di antaranya, Kartini, Kartono, Rukmini, Samimum, dan Rachmat.

Untuk memastikan terkait kabar yang beredar, TribunnewsBogor.com melakukan penelusuran langsung ke wilayah Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor yang terbagi atas 9 Desa tersebut.

Namun dari beberapa desa yang ditelusuri seperti Warujaya, Parung, Jabon Mekar, TribunnewsBogor.com tidak mendapatkan informasi keberadaan cicit RA Kartini.

Camat Parung, Kabupaten Bogor, Yudi Santosa menjelaskan bahwa pihaknya belum menemukan domisili cicit RA Kartini dan terus melakukan pencarian untuk memastikan.

"Sampai hari ini saya belum menemukan, tepatnya domisili di mana, jadi saya masih terus mencari untuk segera diklarifikasi," ujarnya, Senin (26/4/2021).

Di samping melakukan pencarian, Yudi juga angkat suara dan mempertanyakan terkait cicit RA Kartini yang kabarnya menempati rumah bantuan pemerintah.

"Dalam informasi yang beredar itu ditulis, Cicit RA Kartini menempati rumah bantuan milik pemerintah. Tapi yang dimaksud itu pemerintah pusat atau daerah? Ini kurang jelas," tegasnya.

Sementara itu, guna memberikan informasi sekaligus klarifikasi, Yudi pun langsung menghubungi rekannya yang bertugas di Pemerintah Kabupaten Jepara.

"Kita masih berusaha untuk mencari informasinya. Saya mau konfirmasi juga ke temen yang tugas di Jepara, apa bener Bupatinya bilang begitu? Kalau benar, berarti dia tahu," ungkapnya.

Setelah dilakukan konfirmasi, Yudi membeberkan bahwa rekannya yang bertugas di Pemkab Jepara juga heran dengan informasi yang telah beredar.

"Rekan saya yang bertugas di Setda Kabupaten Jepara juga merasa aneh bisa ada berita seperti itu," tegasnya.

Penulis: Yudistira Wanne
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved