Breaking News:

Kasus Covid-19 Kota Bogor Kembali Naik, Bima Arya Ingatkan Soal Gelombang ke-Dua

Dari hasil evaluasi diketahui angka Covid-19 kembali naik setelah sebelumnya turun secara drastis.

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengaku tidak diperpanjangnya RS Lapangan lantaran tidak ada lagi kebutuhan mendesak untuk pasien Covid-19. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kota Bogor melakukan rapat evaluasi penanganan Covid-19 di Sekretariat Satgas Covid-19 di Kantor Eks DPRD Kota Bogor, Senin (26/4/2021).

Dari hasil evaluasi diketahui angka Covid-19 kembali naik setelah sebelumnya turun secara drastis.

"Cenderung naik, jadi satu minggu terakhir ini kita tidak boleh main-main kita harus sikapi dengan cara serius, jangan sampai terjadi ledakan gelombang kedua," kata Bima Arya.

Dari data yang ada kata Bima klaster dari luar kota dan klaster keluarga menjadi dominan.

"Anak muda dan lansia tingkat terpaparnya naik," katanya.

Karena itu kata Bima,Forkompinda menyepakati lebih memperketat lagi pengawasan mobilitas penduduk mobilitas warga.

Forkompinda akan terus  melakukan tindakan-tindakan tegas terhadap pelanggaran kerumunan di tempat-tempat umum.

Bahkan kata Bima tidak menutup kemungkinan untuk memberikan sanksi juga berupa penyegelan, denda dan lain-lain hotel restoran dan tempat-tempat umum.

" Kami tadi juga sudah melakukan kordinasi  secara teknis detail dan rinci, terkait dengan  mekanisme kordinasi antisipaai arus mudik baik keluar maupun masuk ke Kota Bogor," ujarnya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved