Kota Bogor Punya Cita-cita Olah Sampah Jadi Tenaga Listrik
Pemerintah Kota Bogor saat ini terus menjajaki proses pengolahan sampah untuk dijadikan sumber energi.
Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Damanhuri
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Pemerintah Kota Bogor saat ini terus menjajaki proses pengolahan sampah untuk dijadikan sumber energi.
Namun untuk menuju pengolahan sampah menjadi energi ada banyak tahap yang harus dilalui.
Pengelolaan sampah di TPA Galuga yang awalnya menggunakan sistem open dumping kini mulai diubah dengan menggunakan sistem controlled landfill.
Saat ini Pemerintah Kota Bogor mulai melakukan konsultasi dengan beberapa perusahaan swasta yang berinvestasi dibidang energi dalam pengolahan sampah.
Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan bahwa saat ini pihaknya sedang berusaha mencari solusi untuk mengoptimalkan sistem controlled landfill yang sedang dijalankan di TPA Galuga.
"Karena kan idealnya itu ada beberapa fungsi yang dikhususkan mengolah sampah, jadi bukan hanya ditaro saja," kata Dedie Selasa (27/4/2021) usai mendengarkan paparan tindak lanjut pemetaan TPAS Galuga di Balaikota.
Dalam pengelolaan sampah dengan menggunakan sistem controlled landfill memungkinkan untuk memanfaatkan sampah menjadi berbagai pemanfaatan pupuk, membalik sampah.
"Oleh karena itu kita sekarang sedang mencari konsep nih sekarang konsep paling baik ujungnya sampai ini apa sih masa depan sampah ini mau dijadikan apa," kata Dedie.
Salah satu alternatif pengolahan sampah kata Dedie adalah menjadikan sampah menjadi sumber energi listrik.
"Tapi untuk mencapai tujuan akhirnya itu menjadi pengolahan sampah menjadi energi listrik itu melalui tahapan yang sangat rumit dan panjang, bisa jadi prosesnya di atas 8 tahun bisa sampai 10 tahun, kan yang namanya sampah tidak bisa nunggu," katanya.
Dalam proses tahapan itu diantara waktu yang ada kata Dedie Pemerintah Kota Bogor menjalankan berbagai langkah untuk mengurangi sampah yang dibuang ke TPS dengan pengelolaan sampah dari wilayah.
Dilokasi yang sama Kepala Dinas Lingkungan Hidup Deni Wismanto menjelaskan bahwa jika sampah yang ada di TPA Galuga bisa diolah menjadi listrik maka itu bisa bermanfaat untuk masyarakat.
Namun diperkukan waktu yang tidak sebentar untuk mewujudkan cita-cita itu.
Pada tahap proses ini kata Deni pihaknya masih melakukan kajian kajian
"Karena ini kan prosesnya panjang dimasa proses yang panjang itu ada sasaran antara nah sasaran antara itu yang kita optimalkan dulu kan kita tidak bisa nunggu," katanya.
Untuk itu kata Deni peran masyarakat juga sangat penting untuk ijut mwngolah sampah dengan melakukan pemilahan dan pengolahan sampah dari rumah dan pengolohan sampah yang bermartabat di TPS3R.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/wakil-wali-kota-bogor-dedie-a-rachimfedws.jpg)