Breaking News:

Digeruduk Warga Gara-gara Ucapan Pesugihan Babi Ngepet, Wati Dipaksa Angkat Kaki dari Kampungnya

beredarnya pernyataan dari seorang ibu bernama Wati yang mengatakan kalau tetangganya melakukan pesugihan babi ngepet.

Penulis: Yudistira Wanne | Editor: Soewidia Henaldi
Ist/Tribunnews.com/Kompas.com
nasib bu Wati yang tuduh tetangga pemiliki babi ngepet karena nganggur tapi banyak duit 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOJONGGEDE - Kasus isu babi ngepet yang terjadi di wilayah Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, berbuntut panjang.

Penyebabnya karena beredarnya pernyataan dari seorang ibu bernama Wati yang mengatakan kalau tetangganya melakukan pesugihan babi ngepet.

Komentar wanita yang tinggal di Kampung Baru, Desa Ragajaya, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor itu langsung menjadi viral di media sosial.

Wati menuding tetangganya yang pengangguran tapi memiliki uang banyak.

Tudingan yang tidak berdasar itu membuat warga geram.

Apalagi setelah rekayasa babi ngepet di Sawangan, Depok ungkap polisi.

Wati dianggap mencemarkan nama baik Kampung Baru.

Warga yang geram kemudian mengusir Wati dari rumah kontrakannya di Bojonggede.

Ketua RW 10 Kampung Baru, Desa Ragajaya, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Syarif Nurzaman, menjelaskan bahwa sempat terjadi kesalahpahaman antar warga Kampung Baru.

Baca juga: Skenario Penangkapan Babi Ngepet Ciptaan Adam, Teman yang Menangkap Ternyata Tidak Bugil

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved