Breaking News:

Ganjil Genap Kota Bogor

Banyak Mobil Mewah Ingin Tembus Ganjil Genap Kota Bogor, Ini Tindakan Petugas

Satu diantaranya adalah kawasan Jalan Suryakancana, Jalan Kapten Muslihat hingga Jalan Veteran, Jalan Sawo Jajaran arah Pasar Anyar dan wilayah Air Ma

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
mobil mewah tak tembus ganji genap kota bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Hari pertama penerapan ganjil genap di seputar Sistem Satu Arah (SSA) Kota Bogor membuat area disekitar SSA sepi dari aktivitas masyarakat.

Satu diantaranya adalah kawasan Jalan Suryakancana, Jalan Kapten Muslihat hingga Jalan Veteran, Jalan Sawo Jajaran arah Pasar Anyar dan wilayah Air Mancur sepi dari aktivitas pengunjung.

Meski demikian imbas dari adanya ganjil genap diseputar SSA terjadi penumpukan kendaraan.

Selain itu tak sedikit kendaraan yang mencoba memaksa untuk bisa meointas walaupun plat nomer yang digunakan tidak sesuai dengan aturan ganjil genap.

Seperti diketahui penerapan ganjil genap memberlakukan aturan hanya kendaraan yang memiliki plat bomer belakang sesuai tanggal yang berlaku yang bisa melintas.

Misalkan seperti pada Sabtu(1/5/2201) ini merupakan tanggal ganjil yang artinya hanya kendaraan yang memiliki nomer belakang ganjil yang bisa melintas.

Namun pada penerapannya banyak kendaraan mewah yang mencoba memaksa agar bisa melintas.

Meski demikian petugas TNI-Polri, Satpol PP Kota Bogor dan Dishub tetap meminta kendaraan yang tak sesuai dan bukan yang dikecualikan untuk memutar balik.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengaku ada beberapa pengguna jalan yang memaksa melewat SSA.

"Iya memang masyarakat masih ingin memaksakan diri melewati SSA, tetapi tidak harus melewati SSA, masih banyak jalur, gage ini berbeda dengan pelaksanaan sebelumnya, karena gage ini hanya SSA," ujarnya.

Susatyo menjelaskan bahwa penerapan gage ini juga untuk menghalau masyarakat yang hanya akan melakukan ngabuburit atau hanya membuat crowdit saja.

Ia juga ingin memberikan pesan kepada masyarakat bahwa kita harus waspada karena Kota Bogor ada peningkatan jumlah kasus aktif positif.

"Sehingga mohon maaf jika kurang nyaman, tapi Satgas Covid kota Bogor berusaha untuk membuat tidak ada mobilitas berlebih termasuk kerumunan di area kuliner, dan pusat perbelanjaan," tegasnya.(*)

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved