Breaking News:

Ramadan 2021

Tata Cara, Syarat dan Adab saat Melakukan Itikaf, Simak Juga Keutamaan Itikaf

Itikaf merupakan ibadah yang sering dilakukan oleh Rasulullah di malam-malam terakhir bulan ramadhan, utamanya di 10 hari terakhir.

Mohamed Hassan/Pixabay
Ilustrasi umat muslim berdoa saat Ramadhan 1441 H. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Itikaf merupakan ibadah yang sering dilakukan oleh Rasulullah di malam-malam terakhir bulan ramadhan, utamanya di 10 hari terakhir.

Itikaf merupakan satu cara untuk menghidupkan malam Lailatul Qadar yang turun di 10 hari malam terakhir di bulan Ramadhan.

Itikaf secara bahasa berarti menetap pada sesuatu, sedangkan secara syar’i, itikaf berarti menetap di masjid untuk beribadah kepada Allah.

Dalam berbagai riwayat hadis, Rasulullah SAW selalu rutin beritikaf di 10 hari terakhir bulan Ramadhan.

Bahkan sebelum wafatnya, Rasulullah beritikaf selama 20 hari seperti yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dari Abu Hurairah.

Keutamaan Itikaf

Dosen Syariah Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto, Agus Salim menerangkan, keutamaan Itikaf adalah sebagai merupakan sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah.

Selain itu, Itikaf juga sebagai suatu ibadah yang dilakukan untuk menghidupkan malam Lailatul Qadar.

Dari Aisyah ra, “Rasulullah melakukan i’tikaf setiap bulan Ramadhan selama sepuluh hari, maka ketika di tahun menjelang wafatnya, Rasulullah beri’tikaf dua puluh hari. Dan istri-istrinya beri’tikaf setelah itu.”( HR. Bukhori dan Muslim).

Dalam sebuah riwayat diterangkan bahwa selain merupakan sunnah yang dicontohkan nabi, I'tikaf juga bisa menjauhkan diri dari neraka.

Halaman
123
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved