Breaking News:

Hari Pertama Larangan Mudik, Wakalpolda Jabar : 17.000 Kendaraan Terjaring

Hari pertama aturan larangan mudik di wilayah Jawa Barat petugas di 158 pos wilayah Jawa Barat menjaring 17000 kendaraan

istimewa
Wakalpolda Jabar Brigjen Pol Eddy Sumitro Tambunan saat mengecek pos kesiapan Operasi Ketupat 2021 di Pos Pam Terminal Baranangsiang, Kota Bogor, Kamis (6/5/2021) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH -  Hari pertama aturan larangan mudik di wilayah Jawa Barat petugas di 158 pos wilayah Jawa Barat menjaring 17.000 kendaraan yang diindikasi akan mudik.

Dari jumlah itu, sebanyak 5.000 lebih kendaraan diputar balik.

Wakalpolda Jabar Brigjen Pol Eddy Sumitro Tambunan saat mengecek pos kesiapan Operasi Ketupat 2021 di Pos Pam Terminal Baranangsiang, Kota Bogor sejauh ini lalu lintas di hari pertama larangan mudik di Jawa Barat terpantau lancar.

"Secara global situasi berjalan lancar, sekitar 17.000 yang diperiksa ada 5.000 lebih yang diputar balik oleh jajaran sampai Kamis siang, mungkin  nanti bisa nambah," jelasnya.

Kata dia, semua jalur di Jawa Barat menjadi priotitas pengawasan sebanyak 17.000 personil petugas, baik itu ruas jalam nasional, provinsi, hingga jalan-jalan tikus.

"Semua ruas jalan kita prioritaskan dan semua berpotensi, semua kita periksa, gak jalan utama, gak jalan tikus semua menjadi prioritas pemeriksaan," katanya.

Eddy pun menilai, bahwa apa yang dilakukan petugas saat ini bertujuan untuk mencegah penyebaran covid-19.

"Dulu memperlancar arus, beda dengan tahun ini. Sekarang ada penyekatan, itu kadang ada yang ngantri, ya kalau tidak mau disekat tidak mau nganti, ya jangan keluar. Sudah ada yang memerintah, ga usah keluar gak usah mudik jangan keluar," ujarnya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved