Breaking News:

Ramadhan 2021

Niat Puasa Syawal serta Keutamannya, Dikerjakan 6 Hari Boleh Berurutan atau Selang-seling

Puasa Syawal dapat dilaksanakan selama 6 hari di bulan Syawal setelah hari raya Idul Fitri.

Editor: Vivi Febrianti
Shutterstock
Ilustrasi buka puasa 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Bulan Ramadhan yang di dalamnya terkandung banyak kemuliaan, kini telah meninggalkan kita umat Muslim.

Kendati begitu, masih ada satu ibadah yang dapat dilaksanakan, yakni puasa Syawal.

Puasa Syawal dapat dilaksanakan selama 6 hari di bulan Syawal setelah hari raya Idul Fitri.

Lantas, apa hukum dan keutamaan puasa Syawal?

Hukumnya sunah

Menjawab perkara tersebut, Kompas.com menghubungi Kepala Kantor Kementerian Agama Surakarta, Musta'in Ahmad.

Musta'in mengatakan, hukum puasa Syawal adalah sunah mustahab. Artinya sesuatu yang telah dikerjakan oleh Nabi Muhammad satu atau dua kali.

Seperti halnya shalat Dhuha atau melakukan pengobatan dengan menggunaan media bekam, mustahab pada hakikatnya adalah perbuatan yang apabila dikerjakan mendapat pahala, dan apabila tidak dikerjakaan tidak mendapat dosa ataupun siksa.

Kendati hukumnya tidak wajib, puasa Syawal terbilang sayang untuk ditinggalkan karena begitu besar keutamaannya.

Baca juga: Bacaan Niat Puasa Syawal dan Puasa Pengganti Puasa Ramadhan, Lengkap dengan Lafadz dan Artinya

Baca juga: Lebih Baik Mana, Puasa Syawal Dulu atau Bayar Utang Puasa Ramadhan?

Keutamaan puasa Syawal

Beberapa keutamaan dalam melaksanakan puasa Syawal terbilang sangat luar biasa.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved