Fakta-fakta Malam Takbiran di Puncak : Rombongan Remaja Takbir Keliling, Petugas Bereaksi Tegas
Pantauan TribunnewsBogor.com, mereka melakukan takbir keliling menggunakan mobil bak terbuka sambil membawa beduk.
Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIAWI - Meski sudah dilarang, sejumlah rombongan pemuda di kawasan Puncak Bogor tetap melaksanakan takbir keliling di malam Lebaran Idul Fitri 1442, Rabu (12/5/2021) malam.
Pantauan TribunnewsBogor.com, mereka melakukan takbir keliling menggunakan mobil bak terbuka sambil membawa bedug.
Dalam satu unit mobil bak terbuka bahkan mereka harus berdesakan hinga naik ke atap bagian kepala mobil.
"Takbir keliling ini kan dilarang, apalagi kapasitasnya sangat penuh sekali dan membahayakan," kata Bupati Bogor Ade Yasin di lokasi saat meninjau penyekatan bersama Dandim 0621 dan Kapolres Bogor.

Beberapa remaja yang melakukan takbir keliling ini bahkan ada yang mengenakan aksesoris aneh, seperti topeng monyet hingga helm punk.
Mereka pun akhirnya setelah dicegat aparat gabungan di pos penyekatan Simpang Gadog, disuruh turun lalu dibubarkan dan mereka terpaksa pulang jalan kaki.
Sementara truk pembawa takbir keliling rombongan remaja ini diamankan sementara oleh aparat.
"Kita amankan truknya, anak-anaknya kita suruh turun. Ini akan kita lakukan di semua titik kalau ada yang seperti itu," ungkap Ade Yasin.
Selain itu, gerombolan remaja lain ada pula yang membakar petasan di tangah jalan.
Saat bakar petasan di lakukan, mereka bahkan nekat menyetop pengendara yang melintas.
Namun akhirnya mereka juga tak luput dari penindakan pembubaran yang dilakukan aparat gabungan termasuk Brimob bersenjata lengkap.