Breaking News:

Mudik 2021

H+1 Lebaran, Kota Bogor Tetap Ramai Dimasuki Kendaraan dari Arah Jakarta

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan, kegiatan itu berlangsung hingga tanggal 17 Mei 2021 mendatang.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Vivi Febrianti
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Suasana penyekatan kendaraan yang masuk ke Kota Bogor di pintu keluar Tol Baranangsiang, Kota Bogor, Jumat (14/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TIMUR - Satu hari setelah lebaran, kendaraan dari arah Jakarta yang memasuki kawasan Kota Bogor cukup ramai.

Pantauan TribunnewsBogor.com, Jumat (14/5/2021), ramainya kendaraan yang memasuki Kota Bogor ini terlihat di pintu keluar Tol Baranangsiang.

Meski begitu, di kawasan ini kendaraan-kendaraan yang memasuki Kota Bogor harus menghadapi penyekatan.

Terpantau, ada puluhan aparat gabungan yang berjaga di pos penyekatan pintu keluar Tol Baranangsiang ini.

Di sana juga terpasang larangan mudik dari Satgas Kepaspadaan Pemudik dan Pendatang.

Kendaraan yang bernomor plat luar Jabodetabek terpantau tak luput dari pemeriksaan petugas seperti plat T, plat A, pelat DD dan yang lainnya.

Diketahui, ada enam titik penyekatan dioperasikan di Kota Bogor, Jawa Barat dalam rangka menegakkan aturan larangan mudik.

Enam titik penyekatan itu di antaranya di exit Tol Bogor, titik sekat Pos Wangun, titik sekat Tol BORR, titik sekat Yasmin, titik sekat Cifor, dan titik sekat Bogor.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan, kegiatan itu berlangsung hingga tanggal 17 Mei 2021 mendatang.

Sejak kemarin, ratusan kendaraan yang berada di luar wilayah aglomerasi yang tidak memiliki tujuan yang jelas pun diputar balik.

Untuk memaksimalkan itu, tim gabungan yang ada di pos penyekatan untuk lebih ketat lagi melakukan pembatasan.

"Kami menilai bahwa kegiatan penyekatan harus lebih diinstensifkan termasuk juga bagi para pendatang," ujarnya.

Selain penyekatan di enam titik pos sekat, aktivitas di terminal Baranangsiang juga dihentikan untuk layanan luar provinsi dan luar kota di wilayah aglomerasi.

"Sampai tanggal 17 Mei mendatang ini berlaku, sehingga 80 persen aktivitas terminal berhenti, jadi hanya 20 persen yang jalan," katanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved