Breaking News:

Penjahat Ditangkap di Bogor

Pelaku Tawuran dan Premanisme di Kota Bogor Ditangkap, Bom Molotov hingga Kawat Berduri Jadi Bukti

Tim kujang Satreskrim Polresta Bogor Kota mengamankan 12 orang pelaku premanisme, kekerasan dan tawuran di Kota Bogor.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Mohamad Afkar Sarvika
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Tim kujang Satreskrim Polresta Bogor Kota mengamankan 12 orang pelaku premanisme, kekerasan dan tawuran di Kota Bogor. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Tim kujang Satreskrim Polresta Bogor Kota mengamankan 12 orang pelaku premanisme, kekerasan dan tawuran di Kota Bogor.

Ke 12 pelaku tersebut ditangkap di tiga lokasi berbeda.

Dari tangan para pelaku polisi mengamankan berbagai senjata tajam dan senjata modifikasi untuk melakukan aksi kekerasan.

Barang bukti senjata modifikasi yang digunakan untuk melakukan aksi kekerasan adalah bom molotov yang dibuat dari gelas botol minuman ringan dan satu buat kayu berukuran sekitar dua meter yang dililit oleh kawat besi.

Di hadapan Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, salah satu pelaku tawuran mengaku membuat kayu dililit karena kekurangan alat untuk tawuran.

Beruntung prilaku kriminal para pelaku tindak pidana kekerasan itu pun dapat dicegah oleh pihak kepolisian.

Baca juga: BREAKING NEWS - Polisi Tangkap 17 Orang Pelaku Kejahatan di Bogor

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo menegaskan pihaknya akan terus melakukan penindakan terhadap berbagai tindak pidana khususnya terkait dengan street crime, premanisme, dan juga kekerasan laiya.

"Terkait dengan aksi kekerasan kami telah berhasil juga mencegah terjadinya korban baik di kedua belah pihak, yang pertama adalah tkp di Abdula Bin Nuh ini tersangkanya 10 orang, dengan barang bukti berbagai senjata tajam, kemudian tkp di underpass Sholeh Iskandar ini tersangka satu orang dan juga terkait dengan perempatan di tkp Tegallega satu orang," ujarnya Senin (14/6/2021).

Di lokasi yang Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Dhoni Erwanto mengatakan bahwa untuk pada pelaku premanisme dan pelaku kekerasan kata Dhoni mereka melakukan aksi kekerasan di jalan dengan tauran kepada lawannya.

"Jadi mereka ini ada yang memang sengaja menunggu di jalan untuk mencari musuhnya, ada yang memang janjian di media sosial," katanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved