IPB University
Pakar IPB Bahas Teknologi Sosial dan Kelembagaan Bagi Petani Agar Bisa Bersaing.
dosen perlu menyediakan teknologi sosial dan kelembagaan bagi petani sehingga petani dapat bersaing.
TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Pusat Pengembangan Sumberdaya Manusia (P2SDM) IPB University menggelar webinar Peta Jalan Dosen dalam Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Program Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM).
Dr Amiruddin Saleh, Kepala P2SDM IPB University menjelaskan bahwa dosen perlu menyediakan teknologi sosial dan kelembagaan bagi petani sehingga petani dapat bersaing.
“Dosen tidak hanya menyediakan konsolidasi sistem pertanian pengelolaan padi, tetapi diperlukan konsolidasi manajemen antara penggarap lahan dan petani pemilik,” ujar Dr Amirudin, dosen IPB University dari Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat.
Perpaduan konsolidasi ini, katanya, dapat memunculkan lapangan kerja baru, memberikan nilai tambah dan keuntungan pertanian pengelolaan padi dari hulu ke hilir.
Salah satu konsolidasi yang ada saat ini adalah Komunitas Estate Padi (KEP).
Komunitas Estate Padi (KEP) merupakan bisnis usaha tani padi kolektif dalam klaster maupun kawasan berkelanjutan menuju agrosistem cerdas industri 4.0. Standar luas lahan KEP di Jawa mulai dari 101 hektar.
Sedangkan di luar Jawa mulai dari 303 hektar. KEP ini dipimpin oleh Forum Perwakilan Petani Pemilik dan Penggarap Lahan (FP4L).
“Mekanismenya adalah berbisnis dengan kelompok tani yang memiliki calon lahan. Pimpinan KEP mengkoordinasikan pengadaan dan pembelian sarana produksi, pemilihan teknologi, pola tanam hingga pemasaran,” papar Dr Amiruddin.
Dosen IPB University itu juga menjelaskan, lembaga KEP memanfaatkan fasilitas sumber dana yang disediakan oleh pemerintah.
Dengan adanya lembaga KEP, diharapkan petani tidak hanya dapat menjualkan padi, namun juga memproduksi dan memasarkan beras.
Sementara, Prof Pudji Muljono, dosen IPB University dari Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, memaparkan bahwa salah satu aktivitas yang dituntut di Kampus Merdeka adalah membangun desa atau Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN).
Ia pun menjelaskan, tantangan global baik institusi maupun perusahaan adalah mengembangkan pemikiran di dalam fungsi Sumber Daya Manusia (SDM), menyelaraskan proses dan aktivitas inti SDM serta meningkatkan kompetisi.
Dari sisi teknologi akan selalu berubah, salah satunya membuat sistem kerja yang terintegrasi e-commerce dan e-HRM.
“Dunia diwarnai oleh produksi, distribusi dan konsumsi informasi. Road-map penelitian agromaritim di IPB University menyesuaikan dengan teknologi di berbagai sektor pertanian,” ujar Prof Pudji.
Ia pun menyebut, kluster dari penelitian maupun pengabdian berpengaruh pada hibah dan pengelolaan riset.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/kampus-ipb-dramaga_20160302_133327.jpg)