Berada di Posko Pengungsian, 59 Korban Longsor di Kabupaten Cianjur Positif Covid-19
Asep Rosihulhaqi, mengatakan kronologis awal adanya warga yang positif saat diperiksa warga yang mengeluh batuk dan demam.
TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- 59 warga dari Kampung Cingkeup, Desa Cibokor, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur positif Covid-19 hasil rapid tes antigen.
Puluhan warga yang positif Covid-19 tersebut berada di posko pengungsian Kampung Cibitung Muara. Sebanyak 300 warga sebelumnya mengungsi khawatir ada longsoran susulan setelah sebelumnya ada longsor yang merusak rumah.
Kepala Puskesmas Kecamatan Cibeber, Asep Rosihulhaqi, mengatakan kronologis awal adanya warga yang positif saat diperiksa warga yang mengeluh batuk dan demam.
Asep mengatakan, pihak puskesmas juga sebelumnya sudah berinisiatif untuk memeriksa warga sebelum pulang ke rumah masing-masing.
"Kami inisiatif memeriksa warga yang mengeluh batuk dan demam, ternyata benar positif," ujar Asep ditemui dalam perjalanan pulang dari lokasi pemeriksaan, Jumat (18/6/2021).
Setelah itu Asep melakukan tracing kepada beberapa warga lainnya yang kontak erat dengan warga yang pertama dinyatakan positif.
"Sisanya tadi pagi kami memeriksa tiga orang jadi total dengan yang kemarin 59 orang," kata Asep.
Asep mengatakan, tak menutup kemungkinan jumlahnya bertambah karena belum semua warga yang mengungsi diperiksa.
"Sisanya yang belum diperiksa sebanyak 42 orang keburu pulang ke rumah masing-masing," ujar Asep.
Asep mengatakan, dari 59 warga yang terpapar kondisinya dalam keadaan baik dan tak ada yang dirujuk ke puskesmas atau ke rumah sakit.
"Rata-rata mereka orang tanpa gejala," ujarnya.
Asep belum bisa menyimpulkan awal warga pengungsi yang terpapar itu bersumber dari mana.
Sekdes Cibokor Yusuf Hadi mengatakan, 42 warga yang belum diperiksa alias kabur dari posko I, pulang karena mereka khawatir terpapar setelah mendengar kabar.
"Jadi pagi ini rencananya mereka diperiksa, namun ternyata sudah tidak ada di pengungsian," ujar Yusuf.
Yusuf mengatakan, rencananya pihak desa akan melakukan lockdown lokal bagi warga luar untuk mendatangi Kampung Cingkeuk dan Kampung Babakan Cingkeuk.
"Kemarin Forkopimcam sudah rapat, kabarnya kepala desa juga sedang ke kabupaten," kata Yusuf.(fam)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/update-virus-corona10.jpg)