Breaking News:

Kota Bogor Diberlakukan Ganjil Genap, di Puncak Bogor Tetap Berlakukan Wajib Antigen

Meningkatnya kasus Covid-19 belakangan ini membuat Pemerintah Kota Bogor kembali memberlakukan ganji genap.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Vivi Febrianti
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Ilustrasi ganjil genap 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Meningkatnya kasus Covid-19 belakangan ini membuat Pemerintah Kota Bogor kembali memberlakukan ganji genap.

Namun ganjil genap ini tidak berlaku untuk di wilayah Kabupaten Bogor.

"Kalau di kita gak mungkin ganjil genap karena luas wilayah dan jalannya juga banyak," kata Bupati Bogor Ade Yasin.

Pemerintah Kabupaten Bogor lebih memilih memperketat razia surat antigen di kawasan wisata seperti di kawasan Puncak Bogor.

Pengunjung yang memasuki wilayah wisata seperti Puncak Bogor ini diwajibkan membawa surat hasil negatif swab antigen atau sejenisnya.

"Jadi kita lebih fokus kepada seperti yang lama yaitu antigen," kata Ade Yasin.

Petugas nantinya akan melakukan penyekatan terhadap pengunjung atau wisawatan yang datang dari luar Bogor.

Jika tidak mampu menunjukan surat antigen atau surat bebas Covid-19 lainnya, maka terpaksa akan diputarbalik.

"Prioritas yang berwisata di Kabupaten Bogor itu bawa hasil rapid antigen atau di tempat wisata disediakan rapid tes antigen. Kalau tidak ada, silahkan gak usah dulu datang lah. Kita harus juga sama-sama menjaga supaya tidak naik (kasus Covid-19) di sini," ungkapnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved