Kasus Paparan Covid-19 di Perumahan Pura Tajurhalang Bogor Kian Melonjak

Angka paparan kasus Covid-19 di Perumahan Pura Bojonggede, Tajurhalang, Kabupaten Bogor, kian hari jumlahnya semakin meningkat.

Penulis: Yudistira Wanne | Editor: Vivi Febrianti
Ist
Angka paparan kasus Covid-19 di Perumahan Pura Bojonggede, Tajurhalang, Kabupaten Bogor, kian hari jumlahnya semakin meningkat. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, TAJURHALANG - Angka paparan kasus Covid-19 di Perumahan Pura Bojonggede, Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor, kian hari jumlahnya semakin meningkat.

Ketua Umum Masyarakat Pejuang Bogor (MPB), Atiek Yulis Setyawati yang juga tergabung dalam Satgas Covid-19 Tajurhalang menceritakan bahwa situasi di Perumahan Pura Bojonggede, Tajurhalang, saat ini mencekam.

"Tiga hari yang lalu ada rapid antigen di blok A7 dan A8, ada 73 orang yang dites dan hasilnya positif 10, kemudian sorenya, ada tes yang dilakukan mandiri menyusul di blok A5 dan yang positif 1 orang, lalu malamnya ada 1 lagi positif itu di blok A3," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, Sabtu (19/6/2021).

Saat ini situasi agak mencekam karena di Pura ada puluhan yang terpapar," tambahnya.

Melihat hal itu, Atiek langsung mengambil langkah cepat dengan berkoordinasi dengan seluruh elemen guna meminimalisir penyebaran Covid-19.

"Kami mempunyai Whatsapp grup khusus Satgas Covid-19 Pura, terdiri dari hampir semua RT ada sekitar 46 RT, dan dari 10 RW ada 8 RW yang aktif, kadus, tokoh masyarakat, Kapolsek, Bhabinkabtibmas, Kepala Puskesmas, Kasie Trantib Kecamatan, 2 Babinsa, Sekdes mewakili Kades, serta ketua karang taruna," ungkapnya 

"Saya yang menciptakan sejak satu tahun lalu, setiap ada yang positif sudah disepakati bersama langsung dishare ke grup WA berikut hasil tes antigennya dan nomor kontaknya," sambungnya.

Lebih lanjut, Atiek juga berkoordinasi dengan pihak Puskesmas Tajurhalang untuk bergerak bersama dalam melakukan penolongan.

"Dokter Frans Kepala Puskesmas langsung merespon menurunkan tim surveillance menghubungi keluarganya, jika kondisi parah langsung tim puskesmas turun di evakuasi dirujuk dibawa ke RS," tegasnya.

Tidak hanya itu, pihak Pemerintahan Desa pun langsung diberikan kabar apabila ada warganya yang terpapar, itu dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan pokok bagi warga yang menjalani isolasi mandiri.

"Pihak desa langsung kami colek untuk memberikan bantuan sembakonya, pak Rt nya langsung gerakin warganya agar saling bantu kebutuhan makannya, dan lainnya," ungkapnya.

Sebagai tindak lanjut, Atiek mengaku dilematis untuk menerapkan lockdown lantaran masih banyak warga yang berprofesi sebagai pedagang untuk mengais rezeki.

"Kami ingin diadakan lockdown tapi masih mempertimbangkan karena berdampak masalah baru akan menyulitkan yang mau mencari rejeki misalnya pedagang," ungkapnya.

Pekan lalu, Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Tajurhalang, Kabupaten Bogor menyatakan Perumahan Pura Bojonggede, menjadi wilayah dengan kasus Covid-19 tertinggi di Kecamatan Tajurhalang, selama enam bulan terakhir.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved