Virus Corona di Bogor

Tiga Orang Anggota DPRD Kota Bogor Positif Covid-19, Rapat Dewan Bakal Digelar Secara Online

Atang Trisnanto mengatakan, kebijakan ini diambil setelah melakukan oerundingan untuk mencegah penyebaran Covid-19 lebih meluas.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Pasca ditemukannya tiga orang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor positif Covid-19, Kantor DPRD Kota Bogor semi lockdown.

Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto mengatakan, kebijakan ini diambil setelah melakukan oerundingan untuk mencegah penyebaran Covid-19 lebih meluas.

“Kami tadi berunding dan mengambil langkah antisipatif dalam beberapa hari kedepan, yaitu dengan melakukan, tracking testing dan memberlakukan kebijakan semi lockdown kantor DPRD mulai hari ini," ujarnya Rabu (23/6/2021).

Atang menjelaskan kebijakan tersebut berupa pembatasan kegiatan perkantoran secara sangat ketat.

Diantaranya adalah membatasi jumlah pegawai yang masuk ke kantor maksimal sebanyak 25 persen.

“Pegawai yang diperbolehkan WFO adalah pegawai yang harus menyelesaikan pekerjaan secara mendesak dan tidak bisa ditunda, terutama yang terkait dengan kinerja dan pelayanan DPRD, kalau bisa, jauh dibawah 25%,” ungkapnya.

Untuk agenda rapat yang dijadwalkan digelar di gedung DPRD Kota Bogor, akan digelar secara online melalui zoom meeting ataupun google meet.

"Beberapa rapat di kantor DPRD seperti pembahasan Raperda oleh Pansus maupun AKD yang memang harus menyelesaikan target-target pembahasan, akan dilakukan secara online, sedangkan untuk pengaduan maupun aspirasi masyarakat, masih akan diterima namun dengan prokes yang ketat dan jumlah terbatas,” jelasnya.

Lebih lanjut, kata Atang seudah dilakukanntracing kepada para kontak erat dan dilakukan swab test.

“Semua kontak erat akan dilakukan uji swab untuk melakukan tindakan yang tepat selanjutnya, selain itu sterilisasi dengan desinfeksi akan dilakukan reguler harian, jadi, semua kebijakan tersebut diambil sebagai ikhtiar memperkecil penyebaran dan melakukan tindakan penanganan yang tepat, sekaligus tetap menjalankan fungsi peran dan kinerja DPRD," katanya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved