Breaking News:

Usai Dirudapaksa, 2 Gadis Muda Dihabisi Aipda Roni, Istri Pelaku Lihat dari Pintu, Takut Diancam Ini

Kasus ini terungkap ketika kedua mayat korban ditemukan pada Senin (22/2/2021) pagi harinya di tempat berbeda.

Penulis: Uyun | Editor: Ardhi Sanjaya
Net
Ilustrasi jenazah 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Seorang oknum polisi yang bertugas di Polres Pelabuhan Belawan bernama Aipda Roni Syahputra terancam hukuman mati.

Hal itu dijelaskan dalam sidang kasus pembunuhan di Pengadilan Negeri Medan pada Senin (21/6/2021).

Ya. Pria berusia 45 tahun itu diketahui merudapaksa dan menghabisi dua gadis ABG masing-masing berinisial RP (21) dan AC (13).

Kasus ini terungkap ketika kedua mayat korban ditemukan pada Senin (22/2/2021) pagi harinya di tempat berbeda.

Rupanya, kematian dan pembunuhan RP dan AC ini mengarah pada satu pelaku, yakni Aipda Roni.

Saat ditangkap, Aipda Roni mengaku menghabisi RP dan AC pada Minggu, 21 Februari 2021 sekira pukul 09.00 WIB.

Insiden pembunuhan terjadi di rumahnya yang terletak di Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan.

Baca juga: Ibu Hamil Tewas Tergantung, Suami Tak Berkutik saat Polisi Datang, Terungkap Penyebabnya Karena Ini

Baca juga: Sidang Masih Berlangsung, Jalan Menuju Pengadilan Negeri Jakarta Timur Ditutup Sementara

Kronologi Kejadian

Berdasarkan dakwaan jaksa, pembunuhan yang dilakukan Aipda Roni ini, berawal dari pertemuan dengan kedua korban pada Sabtu, 13 Februari 2021 sekira 16.20 WIB.

Saat itu, korban RP dan AC datang ke Polres Pelabuhan Belawan menanyakan barang titipan tahanan kepada terdakwa Aipda Roni, yang ketika itu sedang melaksanakan tugas piket jaga tahanan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved