Breaking News:

Sebut Rudapaksa Tak Akan Terjadi Jika Perempuan Tak Pakai Pakaian Minim, PM Pakistan Banjir Kecaman

Imran Khan menyalahkan korban rudapaksa dan menyinggung pakaiannya yang minim.

Tribunnews.com
Ilustrasi 

Menurut laporan Independent, setelah berkomentar soal pakaian, Imran Khan melanjutkan bahwa hal ini tergantung pada budaya masing-masing daerah. 

Dia mengatakan dalam masyarakat, di mana orang belum "melihat hal semacam itu, itu akan berdampak pada mereka. Jika Anda tumbuh dalam masyarakat seperti Anda, mungkin tidak akan berdampak," katanya, merujuk pada budaya Barat.

"Ini adalah imperialisme budaya," klaimnya.

"Apa pun yang dapat diterima dalam budaya kita, harus dapat diterima di tempat lain. Bukan itu," tambahnya.

Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan
Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan (Ishara S. KODIKARA / AFP)

Dalam wawancara itu, Imran Khan juga berbicara tentang penarikan AS dari Afghanistan, perselisihan Kashmir, dan perlakuan terhadap Muslim Uyghur.

Salah satu pernyataan kontroversial lainnya, yakni PM Imran Khan menolak mengutuk dugaan pelanggaran HAM terhadap etnis Uyghur di China.

"Apa pun masalah yang kami miliki dengan orang China, kami berbicara dengan mereka di balik pintu tertutup."

"China telah menjadi salah satu teman terbaik bagi kami di masa-masa tersulit kami," jawab Khan dalam wawancara itu.

Awal tahun ini, Perdana Menteri dituduh "membingungkan" oleh salah satu kelompok HAM setelah menyarankan perempuan menutup diri untuk mencegah pemerkosaan.

Ilustasi anak gadis diperkosa
Ilustasi anak gadis diperkosa (net)

Tim media dari Perdana Menteri bersikeras bahwa komentar dalam bahasa nasional Urdu itu telah disalahartikan.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved