Breaking News:

Bahayakan Diri Sendiri, Pengendara Nekat Lawan Arah dan Terobos Penyekatan di Simpang Tugu Kujang

Seperti diketahui Satgas Covid-19 Kota Bogor melakukan pembatasan mobilitas masyarakat di masa PPKM Darurat untuk memutus penularan mata rantai Covid-

Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Vivi Febrianti
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Sejumlah pengendara sepeda motor maupun mobil nekat membahayakan diri sendiri dengan menerobos penyekatan dan melintasi jalur berlawanan arah, di Simpang Tugu Kujang, Kamis (8/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nuhroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TIMUR - Sejumlah pengendara sepeda motor maupun mobil nekat membahayakan diri sendiri dengan menerobos penyekatan dan melintasi jalur berlawanan arah.

Peristiwa itu terjadi di titik sekat Simpang Tugu Kujang, Jalan Raya Pajajaran, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor.

Seperti diketahui Satgas Covid-19 Kota Bogor melakukan pembatasan mobilitas masyarakat di masa PPKM Darurat untuk memutus penularan mata rantai Covid-19.

Pantauan TribunnewsBogor.com Kamis (8/7/2021), ada saja warga yang nekat tidak mau mengikuti aturan dan malah membahayakan diri sendiri.

Aksi tersebut dilakukan oleh pengendara yang akan menuju Jalan Otto Iskandardinata atau Mal BTM dari arah RS Siloam.

Karena ada penyekatan sehingga warga harus memutar di titik cek point di Simpang Terminal Baranangsiang yang jaraknya tidak jauh dari titik sekat.

Karena enggan mengikuti aturan dan malah nekat membahayakan diri sendiri, para pengendara menerobos jalur berlawanan arah untuk kendaraan yang melintas dari arah Terminal Baranangsiang menuju arah Mal Botani Square.

Sejumlah pengendara sepeda motor maupun mobil nekat membahayakan diri sendiri dengan menerobos penyekatan dan melintasi jalur berlawanan arah, di Simpang Tugu Kujang, Kamis (8/7/2021).
Sejumlah pengendara sepeda motor maupun mobil nekat membahayakan diri sendiri dengan menerobos penyekatan dan melintasi jalur berlawanan arah, di Simpang Tugu Kujang, Kamis (8/7/2021). (TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho)

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menegaskan bahwa pembatasan mobilitas ini adalah untuk kebaikan bersama menekan penularan Covid-19.

Ia pun mengaku situasi kondisi ini tidak menyenangkan.

Namun ini harus dilakukan untuk tetap melindungi kesehatan masyarakat

"Yakinlah bagi petugas Satgas Covid-19 membatasi mobilitas adalah tidak menyenangkan bagi semua, tapi tolong dipahami ini adalah menjadi bagian dari usaha kita bersama dalam memerangi Covid-19," ujarnya.

Susatyo menegaskan selain jalan protokol pihaknya juga melakukan pembatasan di jalur jalur alternatif dengan memberlakukan check point.

"Bila selama ini check point pada malam hari, sekrang kami berkalkukan check point di tengah kota untuk memastikan penyeleksian kendaraan dari pinggiran titik sekat benar-benar terseleksi sampai ke tengah kota,"katanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved