Harga Obat Covid-19 Dijual di Olshop Rp 8 Juta, Ernest Prakasa Geram : Dasar Manusia Berdarah Dingin

Dua pelaku ini menjual obat Covid-19 dengan harga Rp 8,5 juta di sebuah online shop.

Penulis: Uyun | Editor: Mohamad Afkar Sarvika
(KOMPAS.com/ Ira Gita Sembiring)
Harga Obat Covid-19 Dijual di Olshop Rp 8 Juta, Ernest Prakasa Geram, singgung karma 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Dua oknum pedagang nakal, N dan MPP, ditangkap polisi karena menjual obat Covid-19 dengan harga 4 kali lipat dari harga normal.

Hal itu pun menuai respon tegas dari penulis buku dan sutradara, Ernest Prakasa.

Dua pelaku ini menjual obat Covid-19 dengan harga Rp 8,5 juta di sebuah online shop.

Padahal, harga eceran tertinggi (HET) dengan jumlah serupa sekitar Rp 2,6 juta.

Ilustrasi obat
Ilustrasi obat (Reuters)

Diketahui, obat Covid-19 yang dijual pelaku merupakan jenis Oseltamivir.

Itu artinya, pedagang nakal ini menaikkan harga obat Covid-19 hingga 4 kali lipat demi raup untung di tengah pandemi.

Padahal, Oseltamivir itu salah satu obat Covid-19 yang sedang langka dan banyak dibutuhkan.

Baca juga: Deretan Makanan Peningkat Imunitas Tubuh untuk Cegah Covid-19, Dari Daging Sapi Hingga Bawang Putih

"Ini isi 10 kotak, harga eceran tertinggi (HET) per 1 kotak sekitar Rp260 ribu. Jadi, kalau 10 kotak Rp2,6 juta, tapi sampai ke masyarakat harganya Rp8,4 juta sampai Rp8,5 juta," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, dilansir TribunnewsBogor.com dari Kompas.com.

FOLLOW:

Penangkapan dua pelaku penjual obat Covid-19 diluar harga eceran itu dilakukan lewat patroli siber.

Polisi memantau penjualan 11 obat yang sering digunakan untuk pasien Covid-19.

"Ini orang-orang yang menari di atas penderitaan orang. Kami terus menyelidiki, masih banyak yang akan kita ungkap, kami akan cari dari hilir sampai ke hulu, kami dalami lagi distributor di atas yang nakal," ucap Yusri.

Kedua pelaku ini diheeat 3 pasal sekaligus, yakni teantang perlindungan  konsumen dan UU ITE.

"Ancamannya paling lama 10 tahun penjara," tutup Yusri.

Baca juga: Pria Tewas Terbungkus Plastik, Tubuhnya Penuh Luka Diduga Korban Pembunuhan

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved