Breaking News:

Hari Pertama Pemeriksaan STRP di Stasiun Bogor, Jumlah Penumpang KRL Turun 50 Persen

Senin (12/7/2021) pelaksanaan pemeriksaan berjalan dengan tertib dengan aturan protokol kesehatan jaga jarak.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Kondisi stasiun Bogor pada hari Senin (12/7/2021) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Sejumlah calon penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) mengikuti pemeriksaan Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) untuk pekerja kritikal dan esensial di Stasiun Bogor di sebelum menggunakan jasa commuter line.

Pantauan TribunnewsBogor.com, Senin (12/7/2021) pelaksanaan pemeriksaan berjalan dengan tertib dengan aturan protokol kesehatan jaga jarak.

Dalam pemeriksaan tersebut PT KCI menurunkan sejumlah petugas yang dibantu oleh petugas TNI Polri dan Dinas Perhubungan Kota Bogor.

Ada empat meja pemeriksaan yang disiapkan untuk mengantisipasi adanya antrean panjang.

Namun sejak dibukannya operasional KRL antrean penumpang cukup lengang.

Kondisi tersebut dikarenakan mereka yang tidak memiliki STRP sudah lebih dulu diperiksa dan menunggu di luar area stasiun.

Sementara itu VP Communication PT KCI Anne Purba mengatakan dari data yang ada dipintu gate jumlah penumpang mengalami penurunan hingga 50 persen.

"Pemeriksaan tersebut dilakukan di semua stasiun selama jam operasional KRL Commuter Line, dari hasil pemantauan sementara sampai pukul 07.00 WIB tadi, jumlah penumpang KRL hanya 23.000 yang berarti jauh menurun dibanding pekan sebelumnya," katanya.

Anne menjelaskan bahwa jumlah tersebut jauh lebih turun dari PPKM sebelumnya.

"Jadi kita lihat tujuannya memang mengurangi mobilitas dan mengutamakan mereka yang harus keluar rumah yang diijinkan yakni perusahan yang bergerak di sektor kritikal dan esensial," tutupnya.

Anne menjelaskan bahwa pemeriksaan STRP bagi pekerja kritikal dan esesnsial ini diberlakukan di semua stasiun KRL selama masa PPKM Darurat.

"Kami lakukan pemeriksaan surat-surat sesuai dengan surat edaran dari Kemenhub Nomor 50 dimana pengguna jasa Commuter Line harus bisa menunjukan salah satu STRP atau surat keterangan dari tempat bekerja mereka dari perusahan, instansi atau Pemda setempat mulai hari ini," katanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved