Ustaz Abdul Somad Tepis Kabar Terpapar Covid-19, UAS : Senang Kalilah Orang Itu Mendengar Saya Sakit
Ustaz Abdul Somad mengatakan seiring beredarnya informasi dirinya positif Covid-19, maka keluar juga jin dan hantu di komentar.
Penulis: Sanjaya Ardhi | Editor: khairunnisa
TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Ustaz Abdul Somad menepis kabar dirinya terpapar Covid-19.
Ustaz Abdul Somad menyatakan bahwa dirinya sehat walafiat.
"Hari ini pada hari Selasa, 3 Zulhijah 1442, 13 Juli 2021, saya sehat walafiat," kata Ustaz Abdul Somad dikutip dari IG TV Instagram ustadzabdulsomad_official.
UAS mengatakan ia tiap hari mengajar hingga sudah khatam buku zikir.
"Tiap hari mengajar, khatam sudah buku akidah, khatam buku zikir, Sekarang 500 mau dikhatamkan," kata UAS.
Saat sedang fokus untuk khatam, kata Ustaz Abdul Somad, justru muncul kabar bahwa dirinya terpapar Covid-19.
"Tiba-tiba beberapa hari ini keluar berita saya katanya kena Covid," kata UAS.
Ustaz Abdul Somad mengatakan seiring beredarnya informasi dirinya positif Covid-19, maka keluar juga jin dan hantu di komentar.
"Maka sesudah keluar berita Abdul Somad kena Covid keluarlah jin-jin kafir, hantu, setan memberikan komentar,
Senang kalilah orang itu mendengar saya sakit," kata Ustaz Abdul Somad.
Pernah Positif Covid-19
Diakui Ustaz Abdul Somad, dirinya menyesal karena tidak langsung periksa ke dokter.
"Ustadz tak pernah kena Covid? Pernah. Saya tak periksa. Tapi ciri-ciri itu ada," ujar UAS buka suara.
Lantas, UAS menceritakan kejadian itu terjadi berawal ketika dirinya pulang dari luar kota sehabis ceramah.
"Ketika saya tiba-tiba pulang dari luar kota. Sampai di rumah semua tulang-tulang saya ini rasanya mau putus.
Hari kesatu sama hari kedua tulang-tulang sendi mau putus," ujar UAS, dilansir TribunnewsBogor.com dari Youtube Ustaz Abdul Somad Official.
"Hari ketiga dan hari keempat ketika dipakai topi, rasanya jarum dan kaca tajam ditusuk-tusukkan ke kepala,” tambah UAS.
Pada hari kelima dan keenam, UAS membeli durian, tetapi tidak bisa mencium aroma durian sama sekali.
"Durian dicium tak ada baunya. Di situ lah saya merasa durian itu tak enak sama sekali," ucapnya.
Untuk bernafas pun, UAS mengaku sangat kesulitan dan kesakitan.
Bahkan hingga hari ke-10, UAS tak kunjung sembuh dari Covid-19.
"Karena saya sangka, hari kesembilan dan kesepuluh napas sudah pendek sekali," kata UAS.
"Judulnya setengah nafasku pergi," sambungnya.
Akibatnya, UAS sudah pasrah dan menyerahkan semuanya kepada Allah, jika suatu saat ia dipanggil ke hadapannya-Nya.
"Saya pernah menyangka akan mati, kapan ustaz menyangka mati?," ucap UAS dengan terbata-bata.
Tak ingin melewatkan sedikitpun waktu yang tersisa, UAS bergegas menulis surat wasiat untuk anak semata wayangnya.
Dalam surat wasiat tersebut, UAS memberikan 3 pesan terakhir untuk sang anak.
Pertama, agar sang anak tetap berpegang teguh pada agama Allah.
Kedua, jika UAS meninggal dunia, ia berharap agar sang anak selalu mendoakannya.
Tak lupa, UAS berpesan agar sang anak menjadi penghafal Al Qur'an.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/ustaz-abdul-somad-bantah-terpapr-covid.jpg)