Breaking News:

Virus Corona di Bogor

8.399 Warga yang Terpapar Covid-19 Masih Sakit, Bima Arya Minta Lurah Fokus Lakukan Pengawasan

Jumlah warga Kota Bogor yang terpapar Covid-19 kembali mencapai jumlah tertinggi.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Vivi Febrianti
Istimewa/Pemkot Bogor
Wali Kota Bogor, Bima Arya memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Sistem Pemantauan Isolasi Mandiri di Teras Balai Kota, Jalan Ir H. Juanda, Kota Bogor, Senin (12/7/2021). Rapat dihadiri enam Camat se-Kota Bogor, Dinas Kesehatan (Dinkes) dan KNPI. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Jumlah warga Kota Bogor yang terpapar Covid-19 kembali mencapai jumlah tertinggi.

Dari data yang dirilis Dinas Kesehatan Kota Bogor pada Selasa (13/7/2021) terjadi penambahan kasus positif sebanyak 648.

Dari penambahan data tersebut sampai saat ini masih ada 8.399 warga Kota Bogor yang masih sakit.

Dari data yang ada diketahui sebagian besar yang terpapar Covid-19 masih menjalani isolasi mandiri di rumah.

Sementara itu untuk melakukan penguatan pengawasan di wilayah dan mencegah penularan di lingkungan pemukiman dan keluarga, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto meminta lurah memperkuat pengawasan

"PR kota sekarang adalah di PPKM mikro, jadi yang masih berkunjung ke tetangga, isoman tidak disiplin, itu PR nya, level makro, kendaraan sudah landai, indkatornya dari google dan lain-lain, jadi sekarang lebih ke mikronya," katanya Selasa (13/7/2021) kemarin malam di Balaikota Bogor.

Bima Arya juga memerintahkan pada lurah, untuk fokus kepada isoman jangan sampai ada lonjakan warga yang meningal.

"Jadi ada lurah, RW siaga, relawan, puskesmas yang memonitor, jadi kita rapihkan, satu relawan fokus beberapa rumah dibantu tugasnya dengan puskesmas, kalau isoman ini bisa ditekan, angka covidnya rumah sakit tidak akan melonjak," katanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved