Teror Virus Corona
Jika Anak Terpapar Covid-19, Ini Langkah yang Sebaiknya Segera Dilakukan Orang Tua
dr. Melisa Anggraeni, M Biomed, Sp.A mengatakan bahwa saat ini banyak orang tua yang dilanda kecemasan akibat sang buah hatinya dinyatakan positif Cov
Penulis: Yudistira Wanne | Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Kasus paparan Covid-19 di Indonesia jumlahnya kembali meningkat sejak awal Juni 2021 lalu, bahkan virus corona itu bermutasi dan tidak hanya menginfeksi orang dewasa, melainkan balita pun ikut terpapar.
Dokter Spesialis Anak, dr. Melisa Anggraeni, M Biomed, Sp.A mengatakan bahwa saat ini banyak orang tua yang dilanda kecemasan akibat sang buah hatinya dinyatakan positif Covid-19.
Lanjut Melisa, ada beberapa poin penting yang harus diperhatikan orang tua ketika anaknya dinyatakan positif Covid-19.
"Apabila hasil swab anak kita dinyatakan positif Covid-19, dokter spesialis anak menganjurkan untuk melakukan isolasi mandiri," ujarnya.
"Ada beberapa orang tua yang tipenya cemas, jadi ketika melakukan isolasi mandiri dia cemas, apa yang harus dilakukan ketika melakukan isolasi mandiri di rumah," sambungnya.
Melisa pun meminta agar orang tua harus tetap tenang agar tidak salah dalam mengambil keputusan.
Hal utama yang harus dilakukan, imbuh Melisa yakni segera mengkonsultasikan gejala penyakit tersebut ke dokter spesialis anak maupun konsultasi kepada layanan yang tersedia di rumah sakit.
"Yang pasti orang tua harus tetap tenang ketika mendapati hasil swab tes anaknya dinyatakan positif Covid-19, hal pertama yang harus dilakukan adalah berkonsultasi dengan dokter spesialis anak, atau bisa juga langsung menghubungi rumah sakit, karena saat ini banyak juga rumah sakit yang melayani telekonsultasi," ungkapnya.
"Jadi bisa langsung melakukan telekonsultasi agar dokter spesialis anak langsung memberikan terapi saat itu juga dan obat-obatanya bisa segera dikirim," tambahnya.
Sementara itu, Melisa membeberkan perihal waktu yang tepat untuk mengambil keputusan ketika hasil swab anak dinyatakan positif Covid-19.
"Sebenarnya, kapan waktu yang tepat untuk keluarga melakukan isolasi mandiri? Atau keluarga tersebut harus segera dibawa ke rumah sakit? Yang pertama apabila gejalanya ringan atau tanpa gejala itu disarankan untuk melakukan isolasi mandiri di rumah karena keterbatasan rumah sakit yang sudah overload," bebernya.
Melisa juga menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan isolasi mandiri orang tua harus benar-benar mempersiapkan kebutuhan isolasi mandiri itu dengan tepat.
Salah satu hal yang wajib diketahui para orang tua ketika sang anak tengah menjalani isolasi mandiri adalah membedakan saturasi oksigen.
"Tapi harus ada alat yang harus disiapkan di rumah ketika menjalani isolasi mandiri, pertama harus ada termometer, yang kedua harus disiapkan alat saturasi oksigen, apabila bayi yang terpapar maka alat saturasi oksigen khusus bayi juga harus dipersiapkan, karena saturasi oksigen orang dewasa dan bayi tentu berbeda," ungkapnya.
Tidak hanya itu, Melisa mengingatkan agar selama proses isolasi mandiri, sejumlah obat-obatan menjadi poin penting yang tidak boleh diabaikan.
"Kemudian harus sedia obat emergency di rumah, pertama obat demam dan itu perhatikan juga tanggal kadaluarsanya, kemudian stock vitamin, karena pada infeksi Covid yang harus diperhatikan adalah pemberian vitamin, vitamin yang harus diperhatikan yaitu vitamin c, vitamin d dan Zinc," jelasnya.
Selain itu, selama tahap isolasi mandiri, orang tua wajib membersihkan rumah dan menjaga sirkulasi udara.
"Dalam isolasi mandiri jangan lupa ventilasi udara harus dibuka, setiap pagi itu harus dibuka, agar sirkulasi udara berganti dengan baik dan jangan lupa membersihkan rumah secara berkala terutama benda yang sering dipegang seperti gagang pintu, anak tangga, kursi, meja itu harus selalu dibersihkan," tegasnya.
Agar virus itu benar-benar menghilang, Melisa meminta agar orang tua juga wajib membersihkan mainan kesayangan si buah hati.
"Kemudian benda-benda mainan kesayangan anak juga harus dibersihkan secara berkala, itu harus dicuci karena itu untuk melunturkan virus yang melekat," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/ilustrasi-virus-corona7.jpg)